Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 04 Mei 2026

Ibu dan Anak Meninggal Tertimbun Tanah Longsor di Sipahutar

Redaksi - Sabtu, 09 Desember 2023 10:00 WIB
713 view
Ibu dan Anak Meninggal Tertimbun Tanah Longsor di Sipahutar
Foto SIB: Dok humaspolres Tapanuli Utara
EVAKUASI KORBAN : Masyarakat bersama aparat kepolisian dan TNI dan petugas BPBD turun ke lokasi longsor melakukan evakuasi dua orang korban yang tertimbun tanah longsor di areal persawahan Talun Dusung Simarhompa Desa Siabalabal III Kecamatan Sip
Tapanuli Utara (SIB)
Ibu dan anak meninggal karena tertimbun tanah longsor di areal Persawahan Talun di Dusun Simarhompa Desa Siabalabal III, Kecamatan Sipahutar Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Kamis (7/12) sore.

Atas kejadian itu, aparat kepolisian, TNI, petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Taput dan warga masyarakat sekitar langsung turun ke lapangan melakukan evakuasi kedua korban.

Berdasarkan keterangan dari Kapolres Taput melalui Kasi Humas Ipda B Gultom kepada SIB, ibu dan anak yang menjadi korban tertimbun longsor yaitu, Listiani Purba (35) dan Mitra Uli Tambunan (3) warga Dusun Tambunan Desa Siabalabal III, Kecamatan Sipahutar Kabupaten Taput.

" Dalam peristiwa itu, aparat polisi, TNI, petugas BPBD bersama-sama dengan masyarakat sekitar turun ke lokasi melakukan evakuasi kedua korban dari timbunan tanah longsor, " jelasnya.

Kasi Humas memaparkan, berdasarkan keterangan dari 2 orang saksi yang dihimpun di lapangan yaitu Mediaman Tampubolon dan Eben Ezer Tambunan yang melihat kejadian tersebut secara langsung menjelaskan, awalnya kedua korban bekerja bersama- sama menanam padi di daerah persawahan Talun Dusun Simarhompa Desa Siabalabal III Kecamatan Sipahutar.

"Sebelum kejadian itu kondisi hujan turun. Sehingga kedua korban berteduh di pondoknya tepat di bawah kaki bukit dekat sawahnya. Sedangkan kedua saksi tetap melanjutkan pekerjaannya menanam padi dan menahan hujan. Setengah jam berteduh, tiba-tiba ada longsoran tanah dari tebing bukit ke arah tempat korban berteduh namun masih sedikit, " terangnya.

Lebih lanjut Kasi Humas menjelaskan, saat itu kedua saksi mengingatkan kedua korban agar jangan berteduh di pondoknya karena ada longsoran tanah dari tebing bukit. Saat diingatkan, korban tidak mengindahkan dan tetap berteduh di pondoknya.

" Tidak berselang berapa lama, tiba-tiba datang longsoran tanah yang lebih besar dan langsung menimbun gubuk tempat berteduh kedua korban," jelasnya.

Kasi Humas menerangkan, kedua saksi pun langsung berteriak minta tolong ke kampung agar bisa membantu menyelamatkan kedua korban.

"Masyarakat bersama petugas kepolisian dan TNI langsung turun ke lokasi kejadian dan langsung bergotong royong menggali timbunan tanah longsor untuk bisa menyelamatkan kedua korban. Setelah kedua korban berhasil dievakuasi, sudah dalam keadaan meninggal dunia, " pungkasnya.

Kasi Humas menjelaskan, saat ini kedua korban pun sudah diserahkan kepada keluarga untuk disemayamkan di rumah korban. (**)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru