Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026

KPU Evaluasi Aksi Gibran di Debat Capres, Minta Tak Terulang

Redaksi - Jumat, 15 Desember 2023 09:28 WIB
390 view
KPU Evaluasi Aksi Gibran di Debat Capres, Minta Tak Terulang
(Foto: Dok/Tangkapan layar Metrotvnews)
AKSI GIBRAN: Aksi Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka yang dianggap ‘mengompori’ pendukungnya saat debat perdana Pilpres 2024 berlangsung, Selasa (12/12). 
Jakarta (SIB)
Komisioner KPU August Mellaz mengatakan tindakan cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka yang dianggap 'mengompori' pendukungnya saat debat capres berlangsung sudah disampaikan dalam rapat evaluasi. KPU memastikan aksi Gibran itu akan menjadi catatan penyelenggaraan debat selanjutnya.
"Tentu saja kami juga punya catatan-catatan, tim paslon juga punya catatan. Nah tadi disampaikan semua evaluasi pelaksanaan debat pertama. Termasuk, catatan-catatan penting yang kita bisa gunakan untuk pelaksanaan debat-debat selanjutnya," kata August kepada wartawan usai melaksanakan rapat evaluasi debat pertama di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (14/12).
"Posisinya dalam rapat disampaikan.'Oh catatannya ini', ini dari publik juga muncul, ada video-video yang beredar juga. Kepada tim paslon yang lain juga sama," lanjutnya.
August mengatakan KPU belum memutuskan adanya pemberian sanksi atau tidak terkait aksi yang dilakukan Gibran. Dia menjelaskan aturan debat itu tertuang dalam petunjuk teknis (juknis) yang diterbitkan KPU, yakni Keputusan KPU Nomor 1621 tahun 2023.
Dalam aturan tersebut, tepatnya pada Tabel 6 angka 5 poin d termaktub aturan terkait Paslon dilarang untuk melakukan intimidasi dalam bentuk ucapan maupun tindakan kepada pendukung kandidat pasangan calon lain.
"Catatan itu sudah diterima, mau tidak mau catatan itu kan harapannya agar ke depan tidak berulang. Itu saja," katanya.
Sebelumnya, Gibran sempat berdiri dan mengayunkan kedua tangannya berulang kali saat debat perdana capres yang digelar oleh KPU di kantor KPU, Jakarta Pusat, pada Selasa (12/12). Aksi putra sulung Presiden Joko Widodo itu terjadi saat segmen capres saling sanggah.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto berpendapat tindakan Wali Kota Solo itu mengompori. "Sebagaimana kata Pak Prabowo, saya setuju dengan pernyataannya (mengompori)," katanya di High End, Jakarta Pusat, Rabu (13/12).



Venue Debat Pindah
Sebelumnya, KPU RI menggelar rapat evaluasi pelaksanaan debat Pilpres 2024. Salah satu yang dibahas ialah pelaksanaan tata tertib debat.
"Tentu saja kami juga punya catatan-catatan, tim paslon juga punya catatan. Nah tadi disampaikan semua evaluasi pelaksanaan debat pertama. Termasuk, catatan catatan penting yang kita bisa gunakan untuk pelaksanaan debat selanjutnya," kata August Mellaz.
"Yang jelas ada beberapa hal, misalnya kami akan optimalkan, satu, tim paslon terkait tata tertib. Jadi nanti akan lebih memperkuat koordinasi antar LO KPU dengan tim paslon dalam rangka pendukung segala macam," sambungnya.
Dia mengatakan format debat tidak akan mengalami perubahan. Namun, pihaknya akan melakukan evaluasi setiap selesai dilaksanakan debat.
"Kemudian, format debat tidak mengalami perubahan. Jadi untuk debat kedua, nanti bisa diteruskan ketiga, keempat, kelima. Tapi setiap kali selesai pelaksanaan debat, kita akan lakukan evaluasi semacam ini. Nah termasuk yang lain kan sifatnya lebih teknis," ujarnya.
Dia mengatakan ada beberapa evaluasi yang diterima KPU dari tim paslon. Dia mengatakan venue debat berikutnya bukan di Kantor KPU.
"Kalau kemarin misalnya catatan tentang bagaimana pun juga venue di KPU kan, meskipun menarik tapi ada keterbatasan juga dalam konteks broadcast, lighting, segala macam," ucapnya.
"Untuk debat kedua, ketiga, keempat dan kelima mungkin masalah semacam itu, mungkin bisa dikurangi karena tidak dilaksanakan di Kantor KPU," imbuhnya. (**)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

Jakarta(harianSIB.com)PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, mencatat laba periode berjalan yang dapat diat