Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026

Polisi Masih Selidiki Mayat di Boks Biru Unpri Medan

Redaksi - Jumat, 15 Desember 2023 11:04 WIB
303 view
Polisi Masih Selidiki Mayat di Boks Biru Unpri Medan
(Finta Rahyuni/detikSumut)
Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Agung Setya Imam Effendi 
Jakarta (SIB)
Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Agung Setya Imam Effendi mengatakan penyidik masih menyelidiki viral boks diduga berisi mayat di lantai 9 Universitas Prima Indonesia (Unpri). Saat ini proses penyelidikan masih berjalan.
"Kita akan selidiki," kata Agung, Kamis (14/12).
Dalam video viral, diduga ada boks berisi mayat berada di lantai 9 Unpri. Namun, saat petugas mendatangi lokasi kejadian, boks tersebut sudah tidak ditemukan. Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi kemudian menemukan lima mayat di lantai 15 Unpri.
"Nanti penyidik yang sampaikan. Penyelidikan sedang berjalan, nanti akan disampaikan finalnya seperti apa," ujarnya.
Sementara Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi mengatakan penyidik masih terus menyelidiki kasus itu. Hadi juga belum memastikan apakah lima mayat yang ditemukan di lantai 15 itu termasuk bagian dari mayat di dalam boks lantai 9 tersebut.
"Tentu polisi juga menyikapi terkait adanya video yang viral. Sekarang video viral yang kita selidiki itu apakah menjadi bagian dari yang lima itu, itu yang belum kita ketahui, dan itu masih proses penyelidikan yang dilakukan oleh polisi," ujarnya.



Panggil Mahasiswa
Sebelumnya, beredar sebuah video berisi permintaan maaf soal temuan mayat tersebut. Ada enam pria dalam video itu yang diduga merupakan mahasiswa Unpri.
"Melalui video klarifikasi ini, kami mahasiswa Unpri menyatakan bahwasannya kami mohon maaf sebesar-besarnya atas penyebaran video yang tampak teman saya Heriyanto. Properti di dalam video tersebut merupakan maneken atau boneka, bukan mayat," kata salah satu pria yang ada di tengah dalam video tersebut.
Pria itu menuturkan video soal temuan mayat di Unpri adalah hoaks atau berita bohong. Ia pun meminta maaf karena menimbulkan keresahan di masyarakat.
"Demikian pernyataan dan klarifikasi ini kami buat dengan sadar dan tanpa paksaan sebagai bentuk penyesalan terhadap tindakan yang kami lakukan. Kami mohon maaf sebesar-besarnya kepada pihak yang dirugikan. Kami sampaikan terima kasih," tutupnya.
Terkait hal itu, Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa mengaku telah melihat video itu. Polisi akan mengklarifikasi mahasiswa di dalam video tersebut.
"Ya, itu salah satu yang perlu kita dalami. Mereka bilang itu boneka. Itu akan kita dalami, dan klarifikasi juga kepada yang bersangkutan membuat video itu," kata Fathir.
Fathir juga mengaku masih mendalami boks biru. “Ini beberapa saksi masih diambil keterangan. Bak biru masih dicari. Ya kami imbau juga agar pihak kampus transparan soal bak biru itu," kata Fathir, Kamis (14/12).
Sebagai informasi, kehebohan soal mayat di Unpri Medan ini berawal dari video viral yang menunjukkan boks biru berisi diduga dua mayat di lantai 9 kampus Unpri Medan. Polisi kemudian melakukan pengecekan, namun pihak kampus sempat menolak dan meminta ada surat dari Ketua Pengadilan Negeri Medan.
Saat polisi datang lagi, boks biru yang viral di lantai 9 itu sudah tak ada. Polisi kemudian menemukan lima mayat di lantai 15 kampus Unpri Medan. Pihak Unpri kemudian menyatakan lima mayat itu adalah kadaver atau jenazah yang digunakan oleh mahasiswa kedokteran untuk belajar anatomi. (**)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru