Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 28 April 2026

PM Thailand: Indonesia Ingin Beli 2 Juta Metrik Ton Beras Tahun Depan

Redaksi - Kamis, 21 Desember 2023 10:54 WIB
360 view
PM Thailand: Indonesia Ingin Beli 2 Juta Metrik Ton Beras Tahun Depan
Foto: AP/Wason Wanichakorn
PM Thailand Srettha Thavisin 
Bangkok (SIB)
Perdana Menteri (PM) Thailand Srettha Thavisin, Selasa (19/12) waktu setempat mengumumkan bahwa Indonesia telah menyatakan minatnya membeli beras dari Thailand. Jumlahnya tidak sedikit, mencapai 2 juta metrik ton beras pada tahun depan.

Menurut Srettha, Pemerintah Indonesia sudah menginformasikan kepada Pemerintah Thailand melalui surat mengenai ketertarikan mereka membeli beras dengan jumlah besar tersebut. "Indonesia pada Senin (18/12) mengirim surat secara resmi meminta membeli 2 juta metrik ton beras Thailand," kata Srettha kepada wartawan pada konferensi pers setelah rapat kabinet, sebagaimana dilansir dari Kantor berita Malaysia, Bernama, Rabu (20/12).

Sementara itu, Juru bicara Pemerintah Thailand Chai Wacharonke mengatakan, Indonesia telah mengindikasikan ketertarikannya mengimpor satu juta metrik ton beras Thailand pada akhir tahun ini. Menurutnya, tujuan impor Indonesia adalah untuk meningkatkan ketahanan pangan di negara tersebut.

Namun, dia mengatakan, kendala logistik telah membuat permintaan dari Pemerintah Indonesia ini sulit dipenuhi dalam jangka waktu yang ditentukan. "Indonesia ingin membeli total 2 juta metrik ton tahun depan," katanya. Kerajaan Thailand, pengekspor beras terbesar kedua di dunia, menargetkan untuk mengekspor 8 juta metrik ton tahun ini, meningkat dari target sebelumnya.

Data statistik menunjukkan bahwa Thailand telah mengekspor 6,9 juta metrik ton beras, meningkat 11,4 persen dari tahun sebelumnya, dari bulan Januari hingga Oktober tahun ini. (Bernama/kompas.com/d)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

Jakarta(harianSIB.com)PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, mencatat laba periode berjalan yang dapat diat