Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026

Karaoke Bisa Membuat Bahagia, Mendukung Kesehatan dan Melangsingkan?

Redaksi - Minggu, 10 Maret 2024 08:31 WIB
330 view
Karaoke Bisa Membuat Bahagia, Mendukung Kesehatan dan Melangsingkan?
Foto: Ist
Ilustrasi.
Jakarta (SIB)
Karaoke tidak hanya sebatas bikin bahagia dan refreshing. Beberapa jurnal ilmiah menunjukkan dapat mendukung kesehatan bahkan kelangsingan. Apakah benar?

Melakukan karaoke 2 jam membakar 308 kalori.

Bagi orang yang gemar berkaraoke, kegiatan ini dinilai bisa membuat bahagia. Maklum saja, dengan bernyanyi dapat melepaskan hormon endorfin. Hormon ini yang bisa memberikan perasaan positif seperti bahagia.

Tidak itu saja, di China lagi viral tren diet dengan melakukan karaoke berjam-jam karena dipercaya bisa membakar kalori dan dapat membantu menurunkan berat badan.

Tak hanya para muda-mudi, kegiatan berkaraoke ternyata juga digemari banyak lansia.

Di Surabaya, Jawa Timur misalnya, terdapat komunitas Yasanis yakni komunitas karaoke dan line dance yang pesertanya adalah para lansia usia 60 hingga 80 tahun dan aktivitas menyanyi dan menari itu dilakukan minimal tiga kali seminggu.

Salah satu anggota komunitas Yasanis, Telly, mengatakan, menyanyi membuat sehat dan juga awet muda. "Bagus buat kesehatan terus apa ya, membuat awet muda. senang kumpul sama teman-teman," katanya.

Begitu juga Tineke, salah satu anggota yang sudah berumur 80 tahun. Dia mengatakan bahwa tubuhnya menjadi sehat dan kuat. "Badan lebih sehat, lebih kuat. Saya sampai sekarang bisa kerja, mengerjakan semua pekerjaan rumah tanpa bantuan," ujarnya.

Sama seperti anggota lansia lainnya, Sylviana, menyanyi membuatnya dapat mengerjakan pekerjaan rumah tangga sendiri, badan sehat dan juga awet muda. "Pekerjaan rumah saya kerjakan, membuat saya langsing dengan gerakan line dance. Tubuh saya sehat dan satu lagi awet muda," katanya.

Dari berbagai jurnal yang dikutip oleh fwd.co.id, secara ilmiah memang terdapat nilai positif dari berkaraoke atau bernyanyi. Pertama, dengan bernyanyi bisa menurunkan tekanan darah serta melepas stres karena berkurangnya hormon kortisol atau hormon penyebab stres.

Kedua, dengan bernyanyi juga akan terbiasa mengatur pernafasan yang dapat meningkatkan kemampuan paru-paru. Ketiga, dengan bernyanyi tubuh juga akan mengeluarkan endorfin hormon yang memberikan perasaan positif atau bahagia dan selebihnya, dengan bernyanyi bersama atau berkaraoke bisa meningkatkan kepercayaan diri dan semakin dekat dengan lingkungan sosial terdekat.

Sementara itu, dalam kaitannya untuk membantu menurunkan berat badan, ketika bernyanyi dapat menghitung pembakaran kalori sama seperti aktivitas fisik lainnya.

Saat bernyanyi, dapat membakar kalori sebanyak 1,7 kalori per kg berat badan per jam. Misalnya, ada orang beratnya 50 Kg, dia ingin membakar kalorinya. Dengan bernyanyi 1 jam, itu dapat membakar sebanyak 85 kalori. Meski begitu, bernyanyi merupakan kegiatan aktivitas fisik yang berbeda dengan olahraga sehingga tidak sertamerta bisa dijadikan acuan tunggal untuk penurunan berat badan.

Kesehatan olahraga sendiri merupakan gerakan tubuh yang dilakukan secara terstruktur dan terencana yang ditandai dengan peningkatan detak jantung.

Pada dasarnya semua aktivitas fisik itu membakar kalori, seperti menyanyi ini. Kalau kalian mau membakar lemak harus tahu denyut jantung maksimal berapa dan dikalikan dengan 70 sampai 80% untuk membuat membakar lemak. Jadi tetap harus berolahraga minimal 150 menit per minggu.

dr Hamida, seorang dokter umum dan influencer kesehatan menambahkan tips untuk menurunkan berat badan atau diet yang baik dan benar. Di antaranya mengukur dan memenuhi kalori sesuai kebutuhan setiap individu, membatasi konsumsi gorengan gula makanan minuman manis dan juga tepung-tepungan dan sebisa mungkin menghindari makanan kemasan dan cepat saji.

Urutan prioritas konsumsi kita juga harus dimulai dari sayur dilanjutkan protein kemudian karbohidrat. Kegiatan olahraga juga terus disarankan secara teratur setidaknya 150 menit per minggunya. Selebihnya, dalam kegiatan bernyanyi, meskipun memberikan dampak positif namun durasi bernyanyi karaoke juga harus dibatasi sesuai kemampuan fisik. Apabila terlalu berlebihan, maka berdampak pada kesehatan pita suara atau laring yang bisa mengakibatkan serak hingga hilang suara. (CNNI/d)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru