LBH Keadilan Setara Edukasi Hukum Kepada Siswa SMK Karya Utama Tanjungbalai
Tanjungbalai(harianSIB.com)Pengurus Lembaga Bantuan Hukum Keadilan Setara Kota Tanjungbalai, memberikan edukasi dalam bentuk penyuluhan huk
Kedua pelaku masing-masing berinisialDM (34) yang berlokasi di Jalan Orde Baru Lingkungan V Sei Agul, Kecamatan Medan Baratdan RDS (35) warga Jalan Nusa Indah Lingkungan 9 Kelurahan Helvetia Tengah.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Teddy JS Marbun dalam keterangan persnya di Mapolrestabes, Selasa (6/8/2024) malam saat dikutip Jurnalis SIB News Network (SNN) mengatakan sebelum penganiayaan terjadi, pada Sabtu (3/8/2024) sore korban dan rekan-rekannya yang juga anggota TNI sedang minum kopi di satu kafe Jalan Iskandar Muda Medan.
"Minggu (4/8/2024) sekira pukul 03.00 WIB, korban dan teman-temannya beranjak pergi menuju tempat angkringan di Simpang Tugu SIB Jalan Gatot Subroto Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah dengan mengendarai 1 mobil. Di situ mereka memesan makanan dan minuman," ujar Kapolrestabes didampingiDandim 0201/Medan Kolonel Inf Ferry Muzawwad SIP MSi.
Lanjutnya, tiba-tiba datang 2 mobil Fortuner warna putih dan Avanza warna silver ke lokasi angkringan. Kemudian sejumlah pria turun dari mobil dan langsung menemui Pratu AS dan menanyakan, "abang yang tadi kan?" Pratu AS menjawab jika mereka tidak tahu apa-apa dan mereka ini aparat TNI. Namun pelaku justru mengatakan, "kenapa rupanya kalau aparat TNI?"
Seorang pelaku yang mengenakan baju hitam langsung mendorong dada Pratu AS hingga terdorong ke belakang. Di saat bersamaan pelaku DM langsung memukul wajah sebelah kiri Pratu AS hingga dia terjatuh dan kaki kirinya keseleo. "Teman-teman DM dari salah satu ormas langsung menyerang korban dan teman-temannya hingga terjadi perkelahian hingga Praka AR mengalami luka dan memar pada pipi sebelah kiri. Para pelaku dari ormas itu kemudian mundur," ungkapnya.
Kombes Teddy menambahkan, sejumlah anggota TNI itu masuk ke dalam mobil dan meninggalkan lokasi. Namun Prada D terpisah dari teman-temannya, sehingga para pelaku mengejar korban hingga ke Jalan Sekip tak jauh dari markas ormas. Di situ pelaku berinisial TT dan teman-temannya yang merupakan anggota salah satu geng motor langsung melakukan pemukulan, menendang hingga membacok korban dengan senjata tajam hingga terkapar dan tidak berdaya.
"Setelah itu para pelaku meninggalkan lokasi. Tak berapa lama rekan-rekan korban tiba di lokasi, lalu membawanya ke rumah sakit. Kronologi kejadian ini kita cocokkan dengan rekaman CCTV di Jalan Sekip," jelasnya.
Ditambahkan Teddy, pelaku yang diamankan ada 2, yakni DM yang merupakan ketua ranting salah satu ormas di Sekip. Peran pelaku saat kejadian menemui saksi Pratu AS. DM ditangkap teman-teman dari Intel Kodam. Satu pelaku lagi RDS yang juga anggota ormas, dan perannya juga memukul Pratu AS.
RDS ditangkap petugas gabungan dari Polrestabes Medan dan Intel Kodam. Kedua pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka. Saat melakukan penganiayaan para pelaku diduga dalam keadaan mabuk.
"Nanti akan kita cek urine tersangka apakah saat kejadian dalam pengaruh narkoba atau keadaan mabuk minuman keras. Untuk motifnya masih didalami, apakah mereka saling kenal atau tidak. Karena pelaku DM masih dirawat di RS Bhayangkara Medan. TT merupakan mantan ketua geng motor dan masih dalam pengejaran," kata Kapolrestabes.
Saat ditanya ada berapa anggota TNI yang terluka. Kapolrestabes mengatakan ada 2, dan yang paling parah, yakni Prada D yang masih dirawat di ruang ICU RS Putri Hijau. Satu korban lagi Pratu AS kaki kirinya keseleo dan wajah bengkak.
Disinggung apakah antara korban dan pelaku sebelumnya pernah bertemu hingga terjadi keributan. Serta apakah para pelaku sebelum kejadian terlebih dahulu singgah di tempat hiburan malam. Kombes Teddy mengaku jika pihaknya masih mendalaminya.
Teddy menegaskan ada 3 pelaku lagi yang saat ini sedang dikejar oleh anggotanya masing-masing berinisial TT, MJS dan MIR. Dia dengan tegas mengimbau para pelaku untuk segera menyerahkan diri. Untuk sejumlah orang lainnya yang diduga terlibat dalam pengeroyokan itu, polisi juga masih mendalaminya.
"Kami minta para pelaku untuk segera menyerahkan diri ke Polrestabes Medan agar tidak terjadi dampak yang merugikan dan yang tak diinginkan," pungkasnya sembari menambahkan para tersangka dijerat Pasal 170 Ayat 2 Jo Pasal 351 dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.
Diberitakan sebelumnya, seorang anggota TNI berinisial Prada D menjadi korban pembacokan dengan senjata tajam yang dilakukan gerombolan geng motor di Jalan Guru Patimpus, Medan, Minggu (4/8/2024) pagi. Akibat luka bacokan itu korban langsung dilarikan ke RS Putri Hijau Medan guna mendapat perawatan intensif.(**)
Tanjungbalai(harianSIB.com)Pengurus Lembaga Bantuan Hukum Keadilan Setara Kota Tanjungbalai, memberikan edukasi dalam bentuk penyuluhan huk
Pematang Siantar(harianSIB.com)Perum Bulog Kantor Cabang Pematang Siantar bersama Dinas Perdagangan Kota Pematang Siantar melakukan pengecek
Jakarta(harianSIB.com)Sindikat joki Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Surabaya dibongkar Polrestabes Surabaya. Sebanyak 14 orang ditan
Medan(harianSIB.com)Dugaan perselingkuhan yang menyeret dua pegawai Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Iskandar Muda Medan kembali menjadi s
Karo(harianSIB.com)Satresnarkoba Polres Karo meringkus pria berinisial BT (32) saat berada di kamar hotel, Rabu (6/5/2026).Dari tangan tersa
Sibuhuan(harianSIB.com)Bupati Padang Lawas, Putra Mahkota Alam Hasibuan melantik 27 kepala sekolah definitif di lingkungan Pemerintah Kabupa
Medan(harianSIB.com)Sidang praperadilan (prapid) terkait penetapan tersangka dalam perkara dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit Umum Prata
Medan(harianSIB.com)Kajati Sumatera Utara (Sumut) yang baru, Muhibuddin, SH MH, Kamis (7/5/2026), menyambangi Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu
Medan(harianSIB.com)Kondisi sosial dan demokrasi di Sumut terus menunjukkan perkembangan positif. Indeks Kerukunan Umat Beragama dan Indeks
Medan (harianSIB.com)Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BP
Medan(harianSIB.com)Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto mengapresiasi kemudahan layanan digital saat mencoba langsung pengisia
Medan(harianSIB.com)Polda Sumut dengan sikap tegas memberikan sanksi terhadap personel yang terlibat dan melakukan kesalahan seperti Kompol