Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 10 Februari 2026

Tel Aviv Digempur! Rudal Iran Hantam Markas Intelijen Israel

Redaksi - Rabu, 18 Juni 2025 10:55 WIB
46 view
Tel Aviv Digempur! Rudal Iran Hantam Markas Intelijen Israel
Ynet/Photo: Reuters/Moshe Mizrahi
Tangkap layar dari YNet, Selasa (17/6/2025) menunjukkan pemandangan kerusakan di pemukiman di Tel Aviv, Israel akibat rudal Iran. Iran dilaporkan akan meluncurkan serangan besar ke Israel dalam beberapa jam mendatang. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Ira
Jakarta(harianSIB.com)

Sebuah rudal Iran dilaporkan berhasil menghantam markas pusat badan intelijen Israel, Mossad, di Tel Aviv pada Selasa (17/6/2025). Serangan ini diumumkan langsung oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

Mengutip Tasnim News Agency dan dilansir dari CNBC Indonesia, IRGC menyatakan bahwa unit pasukan udaranya berhasil melancarkan operasi efektif dengan menembus sistem pertahanan Israel yang mengamankan fasilitas tersebut.

"Meski dilindungi sistem pertahanan udara canggih, pusat intelijen militer rezim Zionis (AMAN) dan markas Mossad di Tel Aviv yang digunakan untuk merancang operasi pembunuhan dan aksi sabotase berhasil dihantam. Saat ini api berkobar di lokasi tersebut," ujar IRGC dalam pernyataannya.

Serangan ini terjadi setelah muncul laporan serangan siber yang dilakukan kelompok peretas pro-Israel, Predatory Sparrow, terhadap Bank Sepah lembaga keuangan yang diduga terafiliasi dengan IRGC. Kelompok tersebut mengklaim telah menghapus seluruh data bank karena keterlibatannya dalam pendanaan program rudal dan nuklir Iran.

"Kami menargetkan bank ini karena perannya dalam mendukung proyek militer dan penghindaran sanksi internasional. Semua data telah kami hancurkan," ujar Predatory Sparrow.

Ketegangan antara Iran dan Israel terus meningkat sejak Israel melancarkan serangan udara ke Iran pada Jumat lalu. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengklaim serangan itu ditujukan untuk menghentikan program nuklir Iran, yang dianggap berpotensi mengarah pada pembuatan senjata pemusnah massal.

Namun, Iran menolak tudingan tersebut dan menegaskan bahwa program nuklirnya hanya untuk kepentingan sipil. Sebagai balasan, Teheran meluncurkan serangkaian serangan yang menghantam beberapa titik penting di Tel Aviv dan Haifa.

Atas keadaan ini, perintah evakuasi telah diturunkan baik di Iran maupun Israel. Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat (AS) yang juga sekutu Israel, Donald Trump, telah meminta Iran untuk menekan kesepakatan nuklir yang diajukannya untuk menghentikan serangan yang dilancarkan Tel Aviv.(*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru