Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Februari 2026
Serukan Tutup PT TPL

Ribuan Orang Geruduk Kantor Gubsu

* TPL Telah Merampas Hak Rakyat hingga Merusak Alam
Danres Saragih - Selasa, 11 November 2025 09:55 WIB
966 view
Ribuan Orang Geruduk Kantor Gubsu
Foto: SIB/Danres Saragih
AKSI MASSA: Ribuan orang yang tergabung dalam Sekretariat Bersama Gerakan Oikumenis untuk Keadilan Ekologis menggelar aksi damai di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Senin (10/11), menuntut agar PT TPL ditutup.

Medan(harianSIB.com)

Ribuan orang dari berbagai elemen masyarakat yang tergabung dalam Sekretariat Bersama (Sekber) Gerakan Oikumenis untuk Keadilan Ekologis menggelar aksi besar di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Senin (10/11).

Aksi penggerudukan yang bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan itu diwarnai dengan doa lintas agama, orasi, hingga ketegangan saat massa mendesak bertemu langsung dengan Gubernur Sumut, Bobby Nasution.

Aksi dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dengan doa bersama yang dipimpin tokoh Katolik dan Islam sebagai wujud persatuan lintas iman untuk memperjuangkan keadilan ekologis dan hak-hak masyarakat adat. Para peserta membentangkan spanduk dan poster bertuliskan seruan "Tutup PT TPL" serta "Selamatkan Tanah Adat", diiringi nyanyian lagu daerah seperti O Tano Batak dan Sitalasari yang menggugah semangat perjuangan.

Dalam orasinya, para tokoh masyarakat adat dari berbagai daerah di Sumut, termasuk Ibu Pasaribu dari Sihaporas dan O Simanjuntak dari Tapanuli Selatan, menyampaikan penderitaan yang mereka alami akibat keberadaan PT Toba Pulp Lestari (TPL). Mereka menuding perusahaan itu telah merampas lahan adat, merusak lingkungan, dan menyebabkan kriminalisasi terhadap warga yang melakukan perlawanan.

Baca Juga:
"Kami sudah lama ditindas. Tanah kami dirampas, kami hanya ingin hidup layak dan menyekolahkan anak-anak kami. Tapi perusahaan dan aparat seolah menutup mata," ujar Ibu Pasaribu dengan nada emosional.

Dukungan juga datang dari kalangan mahasiswa dan organisasi kemasyarakatan. Mereka menegaskan, solidaritas terhadap perjuangan masyarakat adat serta menuntut agar Gubernur Sumut segera merekomendasikan penutupan PT TPL.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ephorus HKBP Dukung Aksi Damai Tolak PT TPL, Ajak 10.000 Peserta Jaga Kedamaian
Pesta Gotilon HKBP Tanjung Sari Medan Berlangsung Sederhana dan Penuh Sukacita
Pesta Gotilon dan Transformasi HKBP Sirantau Berlangsung Hikmat dan Sukacita
Ephorus HKBP Soroti Sosok Seorang Pendeta di Balik Aksi Aliansi Masyarakat Bersatu Sumut
Kementerian HAM Tegaskan Komitmen Bela Rakyat Kecil Dalam Kasus Sihaporas
HKBP Bantah Tudingan "Ephorus Diktator" dan "Ephorus Pengecut"
komentar
beritaTerbaru