Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026

Hadiri Indonesia-Africa CEO Forum, Wapres Gibran Umumkan Bebas Visa Afsel - Indonesia

Redaksi - Sabtu, 22 November 2025 12:44 WIB
1.078 view
Hadiri Indonesia-Africa CEO Forum, Wapres Gibran Umumkan Bebas Visa Afsel - Indonesia
Foto/Setpres
Wapres Gibran Rakabuming di Afrika Selatan.

Johannesburg(harianSIB.com)

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menghadiri acara Indonesia-Africa CEO Forum usai mendarat di Bandar Udara Internasional O.R. Tambo, Johannesburg, Afrika Selatan, Jumat (21/11/2025).

Adapun kunjungan Gibran ke Afrika Selatan ini dalam rangka menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 untuk mewakili Presiden Prabowo Subianto.

Dalam pidatonya, Gibran menceritakan bahwa dirinya baru saja mendarat usai menjalani perjalanan sekitar 11 jam dari Jakarta menuju Johannesburg.

"Sebenarnya, saya baru tiba sekitar satu jam yang lalu. Penerbangannya memang panjang, tetapi saya sangat senang melihat Anda semua di sini," kata Gibran saat berpidato dalam bahas Inggris dikutip dari kompss.com

Baca Juga:

Lebih lanjut, Gibran menyampaikan salam dari Presiden Prabowo Subianto untuk para delegasi yang hadir dalam forum tersebut.

"Salam hangat dari Presiden Prabowo untuk Anda semua, dan juga apresiasi yang mendalam kepada Pemerintah Afrika Selatan atas keramahan dan pengaturan yang sangat baik," ujarnya.

Dalam rangkaian KTT G20 ini, Gibran menyebut Forum Indonesia-Africa CEO Forum merupakan langkah besar untuk memperkuat hubungan dan komitmen kedua negara, khususnya untuk memperluas kolaborasi dengan Afrika agar tetap sangat kuat.

"Dengan kolaborasi, negara-negara ekonomi berkembang dapat membentuk masa depan. Pertumbuhan global tidak hanya harus kuat tetapi juga adil dan inklusif," ujar Wapres RI.

Lebih lanjut, Gibran menyinggung kunjungan Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa saat bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat pada 22 Oktober 2025.

Menurut Gibran, kunjungan Presiden Ramaphosa ke Indonesia beberapa waktu lalu ke Indonesia mencerminkan kerja sama yang erat antara kedua negara.

Baca Juga:

Di pertemuan antara Presiden Prabowo dan Presiden Ramaphosa itu, dia mengatakan, telah disepakati adanya bebas visa antara kedua negara

"Kedua presiden sepakat untuk bebas visa masuk, jadi saya pikir ini kabar baik bagi Anda semua, tidak ada lagi visa," katanya.

"Dan juga untuk mendorong perdagangan dan investasi di bidang pertanian dan energi," ujarnya lagi.

Gibran juga menegaskan komitmen Indonesia untuk memperluas investasi asing di Afrika Selatan. Fokus utama investasi ini akan diarahkan pada sektor-sektor kunci seperti pertanian dan energi. Ini menunjukkan upaya Indonesia untuk berkontribusi pada pembangunan ekonomi Afrika Selatan.

Gibran menyoroti Afrika Selatan sebagai mitra strategis yang penting bagi Indonesia. Negara ini dianggap sebagai pintu gerbang utama bagi Indonesia untuk menembus pasar Afrika yang luas. Di sisi lain, Indonesia menawarkan kapasitas industri, sumber daya manusia, jaringan manufaktur, teknologi, serta akses ke pasar ASEAN.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Presiden juga menyampaikan apresiasi atas penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di bidang industri strategis.

Baca Juga:

MoU ini diharapkan dapat menjadi landasan kuat untuk kolaborasi lebih lanjut. Ini mencerminkan kepercayaan kedua negara terhadap potensi kerja sama yang saling menguntungkan.

Lebih lanjut, Gibran menyatakan bahwa Indonesia akan selalu siap membantu Afrika, yang menurutnya adalah "benua yang akan menentukan laju masa depan." Ia mengakhiri pidatonya dengan optimisme. "Afrika tumbuh sangat cepat dan penuh potensi. Afrika adalah masa depan, dan Indonesia ingin membangun masa depan itu bersama Afrika," pungkasnya.

Adapun dalam Indonesia-Africa CEO Forum ini turut dihadiri President of the South African Chamber of Commerce and Industry, Mtho Xulu dan perwakilan delegasi terkait dari Afrika Selatan.

Sementara dari pihak Indonesia turut dihadiri oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonimian Airlangga Hartarto, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Anindya Novyan Bakrie, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono, hingga Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Arrmanatha Nasir. (*)

Baca Juga:
Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru