Warga Keluhkan Air PDAM Tirta Bulian Tebingtinggi Keruh
Tebingtinggi(harianSIB.com)Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bulian Kota Tebingtinggi dinilai buruk oleh pelanggannya. Burukn
Medan(harianSIB.com)
Gerah dengan tindakan para preman diketuai Kompani Ginting yang masih terus masuk dan merusak taman Hotel GM Panggabean, di Jalan Merdeka, Desa Gongsol, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Tuty Panggabean membuat laporan ke Polda Sumut, Senin (5/1/2026).
Berdasarkan Laporan Polisi STTLP/B/7/I/2026/SPKT/Polda Sumut tertanggal 5 Januari 2026, Tuty Panggabean melaporkan Kompani Ginting, Iyus Sembiring, Rio Pindonta Ginting dkk (dan kawan kawan) dengan tuduhan dugaan melakukan pengrusakan di Hotel GM Panggabean secara berulang sejak Juli 2025 hingga 4 Januari 2026 sebagaimana diatur dalam pasal 262 UU 1/2023 jo 521 UU 1/2023 KUHP.
"Tindakan para preman ini tidak bisa lagi ditolerir, mereka secara sengaja dan berulang serta tanpa hak memasuki areal hotel kami dan merusak taman kami," ujar Tuty Panggabean, salah seorang ahli waris Alm DR GM Panggabean.

Baca Juga:
Disebutkannya, para preman itu terakhir selain meracun kembali rumput hias dan bunga-bunga, mereka bahkan sampai membakar dua pohon Cemara yang sudah tumbuh tinggi besar yang berada dalam taman hotel.
"Harga pohon cemara setinggi itu sangat mahal dan mereka sengaja membakar pohon tersebut dengan arogannya," jelas Tuty.
Tuty menegaskan, selama ini dirinya masih bersabar dan berharap mereka menghentikan aksinya.Tapi yang ada ternyata mereka malah semakin menjadi-jadi.
"Oleh karenanya, saya berharap penyidik Polda Sumut segera memproses laporan saya dan menangkap mereka guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum," ujarnya.
Tuty mengingatkan jangan sampai mereka mengulangi lagi merusak taman Hotel GM Panggabean yang dibuat dengan biaya ratusan juta rupiah. "Aparat harus bertindak tegas terhadap aksi premanisme yang sangat meresahkan dan menimbulkan kerugian kepada masyarakat yang menjadi korban," tegas Tuty.
Terpisah, Kepala SPKT Polda Sumut, AKBP Drs Hermansyah, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan terkait dugaan pengrusakan tersebut.
"Iya, laporannya telah dibuat," jelasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, saat ditanya terkait laporan tersebut mengatakan akan segera diproses.
"Laporannya telah kami terima dan akan segera diproses," pungkasnya.
Diketahui sebelumnya, aksi puluhan preman memasuki dan melakukan pengrusakan taman Hotel GM Panggabean, telah berlangsung sejak Juli 2025 hingga Minggu 4 Januari 2026.
Meski perbuatan para preman itu selalu dilaporkan ke Polres Tanah Karo dan Polsek Simpang Empat, namun karena pihak aparat tidak pernah mengamankan dan memproses hukum mereka dengan selalu mengatakan untuk membuat LP dulu, tindakan melawan hukum tetap dilakukan para preman-preman ini.
Terakhir pihak Polres Tanah Karo dan Forkopimda dipimpin Wakapolres Karo Kompol Gering Damanik SH mengadakan rapat kordinasi/mediasi pada Kamis (18/12/2025), dengan mengundang pihak Tuty Panggabean dan Kompani Ginting.
Rapat kordinasi dengan Forkopimda tersebut dihadiri David Sinulingga SH MPd Staf Ahli Bupati Karo Bidang Hukum dan Perundang-undangan, Gosrin Harahap Kasie Sengketa Badan Pertanahan Nasional Karo (BPN) Karo dan Kasubsi Pratut Pidum Randa Morgan Tarigan SH MH mewakili dari Kejaksaan Negri Karo.
Hadir juga Kapolsek Simpang Empat, Babinsa Koramil Simpang Empat dan Kompani Ginting, didampingi kuasa hukumnya IET.
Dalam pertemuan itu, Kasie Sengketa BPN Karo menjelaskan, perolehan tanah Hotel GM Panggabean secara runut dari pemilik pertama Matang Sitepu (Alm), kemudian beberapa kali pindah tangan sampai jual beli dengan Alm DR GM Panggabean pada tahun 1980-an. Tidak ada dalam riwayat tanah bahwa tanah itu tanah adat sebagaimana yang coba digembar-gemborkan pihak Kompani Ginting cs.
Setelah memperoleh keterangan dari pihak BPN Karo terkait riwayat perolehan tanah Hotel GM Panggabean, Kasat Reskrim AKP Eriks Raydikson Nainggolan ST menegaskan dalam forum bahwa tanah yang diklaim pihak Kompani Ginting adalah tanah milik Tuty Panggabean dan keluarga.
"Tanah ini milik keluarga Ibu Tuty Panggabean," tegas Kasat.
Tuty sangat menghargai pertemuan yang diinisiasi Kapolres Karo beserta seluruh jajarannya. Pihaknya juga berterimakasih kepada unsur Forkopimda yang telah menghadiri pertemuan membahas masalah tanah mereka.
"Pemilik pertama tanah kami ini adalah Bapak Alm Letkol Inf Matang Sitepu. Beliau tokoh Karo yang terkenal. Selain Perwira TNI, beliau adalah mantan Bupati Karo tahun 1960 sampai tahun 1966," terang Tuty.
Tuty menegaskan, lahan Hotel GM Panggabean bukan tanah adat sebagaimana yang digaung- gaungkan pihak Kompani Ginting.
Tanah tersebut juga bukan tanah suatu institusi negara. Lahan Hotel GM Panggabean adalah rumah pribadi Letkol Inf Matang Sitepu saat menjabat Bupati Kabupaten Karo, bukan rumah dinas.
"Jadi, kalau ada pihak-pihak merasa ini tanah milik mereka, silahkan tempuh jalur hukum, menggugat ke pengadilan. Jangan melakukan tindakan-tindakan kekerasan, pengrusakan dan tindakan melawan hukum lainnya. Negara kita adalah negara hukum.Tanpa ada putusan pengadilan menyatakan itu bukan tanah kami, hormati kepemilikan kami yang sudah berpuluh tahun atas tanah dan bangunan di atasnya. Kepada seluruh pihak, kami minta stop menyebarkan isu-isu tidak benar dan tidak bertanggung jawab terkait tanah kami ini. Kita harus hormati hukum dan harus patuh hukum," tandas Tuty.
Tuty menambahkan,"Kalau ada yang berminat atas tanah dan bangunan kami, datang baik-baik kepada kami. Jangan melakukan hal yang tidak-tidak. Jadilah pembeli yang jujur dan beritikad baik, jangan jadi preman berdasi!"
Dalam pertemuan dengan Forkopimda saat itu, kata Tuty, Randa Morgan Tarigan SH MH, mengatakan dengan tegas, jika ada terdapat perbuatan melawan hukum, perbuatan pidana terkait masalah tanah ini maupun masalah lainnya, Kejari siap memproses dan menindak tegas para pelanggar hukum.
Akhir dari pertemuan itu disepakati akan dilakukan pertemuan sekali lagi pada Januari dan Wakapolres meminta untuk tidak ada melakukan aksi apapun di lokasi tanah sampai pertemuan digelar.
Namun, ternyata pada Minggu (4/1/2026), preman-preman itu di antaranya, Iyus Sembiring dan Rio Ginting, serta beberapa orang lainnya kembali melakukan pengrusakan taman hotel milik keluarga GM Panggabean.
"Kompani Ginting memang tidak ada pada saat itu, tapi mereka itu semua anggota-anggotanya dan selama ini mereka bergantian bersama-sama melakukan pengrusakan di taman kami. Biar nanti penyidik bekerja mengungkap semua perbuatan mereka ini," tandas Tuty mengakhiri keterangannya. (*)
Tebingtinggi(harianSIB.com)Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bulian Kota Tebingtinggi dinilai buruk oleh pelanggannya. Burukn
Medan(harianSIB.com)Ombudsman Sumut kembali menggelar kegiatan Ombudsman On The Spot (OTS) di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan.Hal itu d
Medan(harianSIB.com)Dalam rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan Provinsi (Musrenbangprov) RKPD 2027 Sumatera Utara (Sumut) di Hotel S
Tapteng(harianSIB.com)PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Utara (UID Sumut) melalui PLN UP3 Sibolga menggelar aksi penanaman poh
Medan(harianSIB.com) Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark (TCUGGp) secara resmi memulai rangkaian perhelatan internasional den
Humbahas(harianSIB.com)Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) serta memastikan masyarakat memahami
Medan(harianSIB.com)Dalam rangka memperingati Hari Kartini, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) menggela
Langkat(harianSIB.com)Jajaran Polres Langkat sigap mengungkap kasus pencurian dengan ancaman kekerasan (curas) yang meresahkan masyarakat. P
Medan(harianSIB.com)Nilai tukar Rupiah pada perdagangan Kamis (23/4/2026) menyentuh level Rp17.300 per dolar AS. Tekanan terhadap mata uang
Humbahas(harianSIB.com)Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Dr Oloan P Nababan yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan, Perekon
Jakarta(harianSIB.com)Polemik sengketa lahan di Tanah Abang terus berlanjut. Kini, ahli waris yang mengklaim lahan di Tanah Abang itu menggu
Lubukpakam(harianSIB.com)Penataan kabel utilitas mulai dilaksanakan di sejumlah ruas jalan utama di Kecamatan Lubukpakam. Ada lima ruas jala