Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 11 September 2026

Kejatisu Tahan 2 Pejabat Terkait Kasus Korupsi Alkes di RSUD Tanjung Balai

* Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dr Hj Sud Menangis
- Jumat, 31 Juli 2015 09:29 WIB
657 view
 Kejatisu Tahan 2 Pejabat  Terkait Kasus Korupsi Alkes di RSUD Tanjung Balai
Medan (SIB)- Dua pejabat di RSUD(Rumah Sakit Umum Daerah) Dr Tengku  Mansyur Kota Tanjung Balai-Asahan yakni dr Hj Sud selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan  As SKM MKes selaku Ketua  UKP (Unit Lapangan Pengadaan), Kamis (30/7) petang  ditahan langsung oleh  tim penyidik Pidsus Kejatisu diketuai Jaksa Koordinator Handri Silitonga, seusai diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan/kedokteran bersumber dari APBN-P TA 2012.

“Untuk kelancaran pemeriksaan selanjutnya penyidik melakukan penahanan. Selain itu penyidik khawatir tersangka melairkan diri atau menghilangkan barang bukti, sehingga kedua tersangka ditahan di Rutan Tanjung Gusta,” kata Hendri Silitonga  seusai menggiring tersangka masuk ke mobil yang parkir  di halaman Kejatisu Jalan Jend AH Nasution (Jalan Karya Jasa) Medan Johor.

Disebutkan, kasus dugaan korupsi itu terjadi karena adanya penyimpangan berupa  pemahalan harga  barang yaitu alat kesehatan dan kedokteran di RSUD Dr Tengku Mansyur  Kota Tanjung Balai  dengan cara mark-up harga perkiraan sendiri (HPS), yang mengakibatkan terjadinya kerugian negara sekitar Rp 1,5 miliar dari anggaran sebesar Rp 5 miliar.

Hendri Silitonga didampingi anggota tim penyidik RO Panggabean menyebutkan, dalam kasus ini  tim penyidik telah menetapkan 3 orang tersangka pertengahan tahun 2014 yang lalu. Namun seorang lagi tersangka yaitu Ris L Tobing selaku rekanan (PT AWK/Aditya Wiguna Kencana), kini tengah menjalani  hukukuman dalam kasus yang lain terkait Alkes di Kabupaten Padang Lawas.

Proses penahanan  berjalan lancar  didahului pemeriksaan kesehatan para tersangka. Sementara  saat pemeriksaan  tersangka juga didampingi penasehat hukum. Namun ketika  kedua tersangka digelandang menuju mobil yang akan membawanya ke Rutan Tanjung Gusta, kedua tersangka tidak mau memberikan pernyataan apapun kepada wartawan. Sedang Hj Sud saat itu terlihat menangis dan menutupi wajahnya dengan sapu tangan biru.(BR-1/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru