Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 07 Juli 2026

Kumpulkan Rp 1,3 Triliun, ?Bohemian Rhapsody? Bertahta di Puncak Box Office

- Selasa, 06 November 2018 18:52 WIB
425 view
Kumpulkan Rp 1,3 Triliun, ?Bohemian Rhapsody? Bertahta di Puncak Box Office
Los Angels (SIB)- 'Bohemian Rhapsody' bertahta di puncak box office pekan awal November 2018. Film yang diproduksi Fox itu meraup 50 juta dolar AS atau lebih kurang Rp 474,6 miliar sekali tayang di 4.000 layar lebar kawasan Amerika Utara.

Mengantongi perolehan tersebut, film dengan biaya produksi 52 juta dolar AS itu atau kisaran Rp777,5 miliar itu juga mampu menyaingi biopik yang sebelumnya ramai dibicarakan publik, .A Star is Born' dengan penghasilan 42,9 juta dolar AS pada pekan pertamanya.

Selain Amerika Utara, film dengan judul lagu dari album kedua Queen, 'A Night at the Opera' yang dirilis tahun 1975 tersebut juga mendapatkan respon yang cukup baik dari pasar internasional. Sejak mulai ditayangkan dari Oktober 2018, film biopik mengenai band rock legendaris Queen,  telah mengumpulkan 91,7 juta dolar AS atau sehitungan Rp 1,3 triliun di 64 pasar di seluruh dunia.

Beralih dari segi cerita, bisa dibilang kritikus terbelah dua antara suka dan tidak pada film garapan Bryan Singer tersebut. Nilai 'A' dipersembahkan Cinemascore, sedangkan dalam situs pengepul ulasan Rotten Tomatoes, 'Bohemian Rhapsody' menggapai skor 59 persen dengan nilai rata-rata enam dari 10 poin.

Dari 249 ulasan, ada 101 yang menganggap film ini buruk. "Bohemian Rhapsody mampu menjangkau nada tinggi, tapi sebagai biopik mendalam mengenai sebuah band yang dicintai banyak orang. Film ini lebih seperti sebuah medley, daripada koleksi lagu-lagu terbaik," tulis Rotten dalam konsensus kritiknya.

Film ini memang banyak menampilkan sederet lagu-lagu populer Queen seperti Killer Queen, Another One Bites the Dust, We Will Rock You, Love of My Life, dan tentu saja lagu legendaris berdurasi enam menit, 'Bohemian Rhapsody'.

'Bohemian Rhapsody' dinilai mampu menghidupkan kembali konser Live Aid di Stadion Wembley, Inggris, pada 13 Juli 1985.

Konser Live Aid 1985 digelar untuk menggalang dana bagi korban kelaparan di Afrika. Konser diadakan di beberapa negara. Karena ada masalah di internal grup, Queen nyaris tidak bisa tampil di Wembley. Selain Queen, bintang lain yang meramaikan konser adalah band The Who dan David Bowie. Pangeran Charles dan Putri Diana ikut menyaksikan konser itu secara langsung.

Film dimulai dengan Freddie (Freddie Mercury, vokalis Queen) tiba di stadion dan kamera menyoroti dia dari belakang saat berjalan dari ruang ganti melalui area belakang panggung dan naik ke panggung. Setelah melompat kecil, Freddie lalu menarik tirai ke samping untuk melihat kerumunan besar (penonton) yang menunggu mereka. Setelah itu kami menyuguhkan cerita kilas balik. Ini membentuk alur cerita dramatik dari seluruh film.

'Bohemian Rhapsody' memang diawali dengan salah satu pertunjukan paling ikonik Queen, yakni penampilan selama 20 menit di Stadion Wembley untuk konser Live Aid 1985. 

Tak mudah bagi Singer dan Thomas Sigel untuk menghidupkan kembali konser yang disaksikan langsung oleh 72.000 penonton di Stadion Wembley dan lebih dari 1,5 miliar pemirsa televisi kala itu. Apalagi, konser Live Aid itu telah berlangsung 33 tahun lalu. "Wembley telah banyak dirombak sejak Live Aid dan kami akhirnya mengambil gambar di Bovingdon Airfield, di luar Kota London. Kami membangun replika dari panggung asli sampai ke menara panggung serta semua spanduk, tanda-tanda dan peralatan musik. Memang, kala itu panggung konser tidak dibuat mewah, karena panitia fokus pada penggalangan dana, karena seluruh gagasan Live Aid adalah mengumpulkan uang, tidak menghabiskan banyak uang untuk pementasan spektakuler. Jadi, lebih fokus pada band dan musik," kata Thomas Sigel.

Mengenai box office. di posisi ke dua, 'The Nutcracker and the Four'. Film garapan Disney itu meraih pendapatan cukup jauh dari sang pemimpin box office, yaitu sekitar 20 juta dolar AS atau kisaran Rp 299 miliar.

Film arahan sutradara Lasse Hallstrom dan Joe Johnston itu, hampir senada dengan film 'Alice in The Wonderland'. Sebuah kisah tentang perjalanan seorang anak perempuan bernama, Clara (Mackenzie Foy) yang hendak pergi ke dunia paralel aneh dan misterius untuk mencari kunci yang dapat membuka hadiah dari mendiang ibunya, Marie.

Setelah 'The Nutcracker and the Four', film yang berada di posisi tiga terakhir adalah 'Nobody's Fool'. Film komedi baru garapan Tyler Perry ini berhasil mendapatkan 14 juta dolar AS atau lebih kurang Rp 209,3 miliar di 2.468 layar lebar. Sedangkan untuk pendapatan di pasar internasional, film dimaksud memeroleh 265.000 dolar AS atau setara dengan Rp 3,8 miliar. 

Sepuluh film teratas box office dalam hiutngan juta dolar AS:
Bohemian Rhapsody - 50 

The Nutcracker and the Four Realms - 20

Nobody's Fool - 14

A Star is Born - 11,1

Halloween - 11

Venom - 7,8

Smallfoot - 3,8

Goosebumps 2: Haunted Halloween - 3,7

Hunter Killer - 3,5

The Hate U Give - 3,4. (T/R10/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru