Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 17 April 2026

indoXXI Ditutup, Muncul 200-an Situs Ilegal Baru

Redaksi - Rabu, 22 Januari 2020 19:02 WIB
348 view
indoXXI Ditutup, Muncul 200-an Situs Ilegal Baru
indozone
Situs IndoXXI
Jakarta (SIB)
Situs indoXXI resmi menutup operasinya pada tanggal 1 Januari 2020. Namun sejak situs berisi film ilegal ditutup, sedikitnya muncul 200-an situs pembajakan lainnya, termasuk beberapa situs peniru indoXXI telah bermunculan.

Menteri Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Johnny Plate mendorong konsumen dan operator situs pembajakan untuk melakukan hal yang benar. Menurutnya, indoxxi mengambil inisiatif untuk tidak menayangkan konten bajakan dan itu inisiatif yang bagus.

Video Coalition of Indonesia (VCI) meminta pemerintah untuk secara pidana menuntut para operator di balik situs-situs pembajakan yang mencuri konten dan memonetisasi film serta acara TV secara ilegal.

Mira Lesmana, produser terkemuka di Indonesia, mengakui banyak yang suka dengan karya tersebut namun penjahat dalam bentuk pembajakan saat ini meraup uang dari kerja keras mereka. "Kami mendorong pemerintah untuk melacak dan menuntut para operator yang berbasis di Indonesia yang berada di belakang jaringan situs pembajakan ini," tegasnya di Jakarta, Selasa (21/1), seperti disiarkan ViVa.Co.Id.

Manager Umum AVIA dari Coalition Against Piracy (CAP) Neil Gane menyatakan, masyarakat tidak menerima pencurian terang-terangan dari pertokoan, begitu juga di dunia maya. Sayangnya, pembajakan online adalah bentuk pencurian yang mudah.

Kerugian finansial yang disebabkan oleh pembajakan online terhadap industri kreatif Indonesia tidak dapat disangkal. Namun, kerugian untuk konsumen justru baru mulai disadari. Kerugian bagi konsumen disebabkan oleh adanya hubungan antara konten bajakan dan malware. Sehingga, mengakses situs web pembajakan seperti indoXXi sangat beresiko. Risikonya antara lain ragam jenis malware yang tertanam dalam iklan atau file konten dapat mencakup malware yang sangat berbahaya seperti ransomware atau Trojan. (T/R9/d)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru