Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 17 April 2026

Dilengserkan, CEO Grammy Awards Ungkap Pelecehan Seks

Redaksi - Kamis, 23 Januari 2020 20:28 WIB
306 view
Dilengserkan, CEO Grammy Awards Ungkap Pelecehan Seks
hot.detik.com
Los Angeles (SIB)
Deborah Dugan diberhentikan dari jabatan CEO dari yayasan yang menaungi ajang penghargaan Grammy Awards. Ia kemudian membuat laporan pada Equal Employment Opportunity Commission (EEOC) AS mengenai adanya tindakan diskriminatif, seksis dan lobi-lobi kotor bawah tangan yang disaksikan dan dialaminya selama menjabat dalam yayasan tersebut.

Salah satu yang ia ceritakan dalam laporannya adalah mengenai adanya pelecehan seksual yang dilakukan petinggi The Recording Academy, Joel Katz pada dirinya. Joel Katz duduk sebagai penasihat dan mantan anggota dewan dari The Recording Academy.
Joel Katz juga merupakan pengacara kenamaan di industri musik dan menjadi representasi hukum dari Grammy.

Pelecehan itu dialaminya pada Mei 2019 saat Deborah Dugan baru saja menandatangani kontrak dan diumumkan akan menjadi pemimpin yang baru dari yayasan itu.

Katz kemudian mengundang Dugan untuk makan malam bersama sebelum pertemuan dengan dewan. Malang tidak dapat ditolak, dalam makan malam tersebut, Dugan justru mengalami pelecehan seksual verbal dan fisik.

Dalam laporan protesnya pada EEOC, seperti dilaporkan CNNIndonesia.Com, Rabu (22/1), ia menceritakan saat itu Katz memanggilnya "Sayang" dan mengajaknya untuk bepergian mengunjungi rumah-rumah yang Katz miliki.

Dugan mengatakan dirinya tidak tertarik. Akan tetapi, Katz justru mencoba mencium Dugan. "Aku merasa perlakukan tersebut tidak pantas dan membingungkan," tulisnya seperti disiarkan New York Times.

Media terkemuka itu pun melaporkan, pihaknya mencoba mewawancarai rekan Dugan yang enggan disebutkan namanya. Menurutnya, Dugan langsung bercerita padanya mengenai pelecehan yang dialaminya satu hari setelah makan malam itu berlangsung.

Kuasa hukum pihak Katz, Howard Weitzman, membantah hal tersebut. Menurutnya, deskripsi cerita yang dikisahkan Dugan mengenai makan malam tersebut terlah dipelintir dan pihak Katz membantah adanya pelecehan seksual.

Sedangkan Shonda Grant sebagai pekerja SDM di The Recording Academy mengatakan apa yang dikatakan Dugan adalah masalah serius yang harus diselidiki. "Hal ini perlu diketahui dan tidak dapat diabaikan," ujar Grant.

Menanggapi hal dimaksud, The Recording Academy mengatakan: "Sangat aneh Dugan tidak pernah mengajukan tuduhan serius (pada kami) sampai seminggu setelah klaim diajukan padanya secara pribadi oleh karyawan yang mengatakan bahwa Dugan telah menciptakan lingkungan kerja yang beracun, kasar, dan intimidatif."

"Dugan dicutikan secara administratif karena menawar mundur dan menuntut 22 juta dolar AS dari Recording Academy yang merupakan organisasi nirlaba," tulis keterangan itu menambahkan.

Bila pada laporan protesnya Dugan mengatakan dirinya pernah menyurati kepala SDM (HRD) mengenai perlakuan seksisme, diskriminatif, dan lobi-lobi licik bawah tangan pada Desember 2019, The Recording Academy justru mengatakan bahwa Dugan meminta departemen SDM tidak ikut campur dalam urusannya. (T/R9/d)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru