Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 17 April 2026

Paris Couture Week Gelar Busana Antiperubahan Iklim dan Kebakaran Hutan Australia

Redaksi - Kamis, 23 Januari 2020 20:41 WIB
321 view
Paris Couture Week Gelar Busana Antiperubahan Iklim dan Kebakaran Hutan Australia
infopena.com
Ilustrasi
Paris (SIB)
Kebakaran hutan di Australia masih menjadi perhatian dunia. Setelah sejumlah bintang Hollywood mendonasikan sejumlah uang, kini para model populer dan rumah mode dunia melakukan hal serupa. Bahkan, rumah mode Ralph & Russo memanfaatkan momen peragaan busana di Paris Couture Week untuk menyampaikan simpati terhadap korban kebakaran Australia dan menciptakan busana antiperubahan iklim yakni memakai bahan ramah lingkungan. Paris Couture Week diadakan mulai Senin (20/1) hingga hampir sebulan.

Kedua pendiri label Ralph & Russo, Tamara Ralph dan Michael Russo, membuat T-shirt bertuliskan 'Save Australia' untuk dikenakan para model di belakang panggung. Foto-foto mereka, termasuk model tersohor Kanada Winnie Harlow, beredar di media sosial.

Ralph yang berasal dari Sydney mengatakan, krisis kebakaran hutan secara langsung berdampak pada keluarga, kerabat, sahabat, dan para kliennya. Rumah mode yang mendunia itu juga menyampaikan apresiasi kepada semua yang berjuang tanpa lelah untuk memadamkan api. "Kami ingin melakukan sesuatu, apa saja, untuk membantu mereka yang paling terkena dampak, baik mereka yang telah kehilangan atau harus pergi dari rumah mereka, serta individu-individu yang sangat berani di tengah itu semua," kata Ralph.

Akhir pekan kedua Januari, Jenama memulai penggalangan dana melalui media sosial. Ralph & Russo melelang pula gaun rancangan mereka yang dikenakan sineas Phoebe Waller-Bridge ke Golden Globe. Busana terjual seharga 40 ribu dolar AS (sekitar Rp 572 juta).

Russo mengatakan, gagasan melelang gaun datang dari Waller-Bridge sendiri. Berbeda dengan sebelumnya, kali ini Ralph & Russo tidak mengikuti tradisi lama membuat undangan fisik, guna menekankan komitmen perusahaan mendukung kelestarian alam.

"Ini mungkin tidak tampak signifikan, tetapi mengingat sifat couture dan pekan mode yang cukup tradisional, ini sama sekali bukan langkah kecil," ujar Russo, seperti disiarkan Republika.Co.Id, Rabu (22/1).

Ralph & Russo yang berbasis di London, Inggris, bukan satu-satunya yang berpartisipasi di gelaran Paris Couture Week hingga 23 Januari 2020. Jenama mode lain yang melangsungkan peragaan busana termasuk Dior dan Schiaparelli. (T/R9/d)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru