Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 17 April 2026

Siti Nurhalizah Jadi Titian Antarbangsa Hishamuddin Mustafa

Redaksi - Kamis, 23 Januari 2020 20:44 WIB
287 view
Siti Nurhalizah Jadi Titian Antarbangsa Hishamuddin Mustafa
Hishamuddin Mustafa-Wawan Win Win Florist
Medan (SIB)
Direktur Tourism Malaysia Medan Hishamuddin Mustafa memastikan, titian keeratan hubungan antarbangsa Indonesia - Malaysia semakin padu ke depan. "Serumpun dan sama-sama dieratkan budaya," ujar pria penggali dan penikmat seni tersebut di Medan, Rabu (22/1).

Pria yang meneruskan pengabdian Azhari Haron di Tourism Malaysia Medan itu menunjuk sejumlah seni yang berkembang di Malaysia dan diterima di Indonesia serta sebaliknya. Lagu-lagu dari Nusantara digemari di Negeri Semanjung, serta seterusnya. Ia menunjuk lagu Dewa, Ungu, D'Masiv yang begitu populer di Malaysia. Namun, tatkala diminta bernyanyi, Hishamuddin Mustafa membawakan lagu 'Bukan Cinta Biasa'.

Menurutnya, lagu yang dipopulerkan Siti Nurhalizah tersebut memiliki makna istimewa. Menggantikan mellow karena syair lagu istri Datuk K tersebut, TW Harsono Pane mengubah suasana menjadi riang lewat 'I Do It For Yout'. Lagu Bryan Adam yang populer bersamaan penayangan film Robin Hood: Prince Tif itu menjadikan suasana riang dengan teriak-teriak ala rocker.

Di tempat yang sama dalam acara farewel reception untuk Vice Director Malaysia Tourism Medan Puan Zarina Johari di Empress Restaurant Grand Aston Hotel Medan, Rabu (22/1), Wawan dari Win Win Florist Medan berbagi pengalaman selama belasan tahun bergelut dalam industri bunga. "Hanya individu pemilik naluri dan empati seni yang dapat menikmati keindahan hakiki," ujar pria religius tersebut.

Menurut pengalamannya, bunga hidup dan artifisial sama-sama memiliki nilai seni. "Tergantung dari sudut mana menikmati unsur seninya. Kalau memberi harum sejati, tentu bunga hidup," ceritanya.

Sesuai dengan tingkat kualitas empati dan seni, ujar Wawan, suasana hati seorang individu dapat dilihat dari menikmati bunga. "Semakin dekat dengan bunga, maka kehalusan hati individu semakin mendekati sempurna," ceritanya.

Penilaian itu sesuai pengalamannya mendesain acara berbasis bunga. "Pernah lihat pesta wedding? Ada yang digelar di alam bebas (baca: terbuka) penuh bunga. Bunga hidup 'berbicara' pada pengunjung melalui aroma dan kesegarannya," paparnya sambil mengatakan bunga tak sekadar untuk mengindahkan suasana.

Untuk menjadikan bunga 'berbicara' dan menambah inspirasi hati, menurut Wawan, setiap individu terlebih dahulu harus mencintai lingkungannya. "Kesimpulannya, tiap individu suka bunga pasti memilih lingkungan yang asri," tutupnya. (R9/d)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru