Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 April 2026

Tontonan Anak Harus Menghibur, Mendidik dan Membimbing

Redaksi - Sabtu, 07 Maret 2020 18:18 WIB
229 view
Tontonan Anak Harus Menghibur, Mendidik dan Membimbing
SIB/Dok
Tontonan Anak: Peserta Focus Group Discussion (FGD) tentang perlindungan anak di Balige, Kamis (5/3) bersama penyelenggara anggota DPR RI Martin Manurung dan Yayasan AMDI Clara Tampubolon yang menunjuk proteksi untuk anak termasuk mengenai tonton
Balige (SIB)
Anggota DPR RI Martin Manurung mengadakan Focus Group Discussion (FGD) tentang perlindungan anak dari ancaman berbagai tindak kekerasan serta narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA). Dipusatkan di Aula Rumah Dinas Bupati Toba di Balige, Kamis (5/3), kegiatan menghadirkan Ketua Yayasan Anak Masa Depan Indonesia (AMDI) Clara Tampubolon, Bupati Toba Darwin Siagian serta penggiat anak di wilayah tersebut.

Martin Manurung mengatakan, anak-anak harus mendapat proteksi yang berkualitas tanpa harus mengekang kreativitasnya sebagai anak-anak. “Ragam persoalan di lingkungan anak-anak harus diurai sesuai kualitasnya,” ujar Wakil Ketua Komisi VI DPR RI tersebut.
Menurutnya, diskusi dibuat untuk menggalang dan meningkatkan kesadaran bersama untuk melindungi anak-anak dari berbagai tindak kekerasan dan NAPZA.

Clara Tampubolon mengatakan, pihaknya fokus bergerak di bidang perlindungan anak-anak di Indonesia. Perlindungan dari selurh aspek kehidupan, termasuk entertainment yang harus dinikmati. “Tontonan pada ada tak hanya menghibur tapi harus yang mendidik dan membimbing hingga menjadi generasi penerus yang bermoral,” ujarnya.

Clara mengatakan, terkait kekerasan dan kejahatan seksual ini, korban sangat penting untuk mendapatkan pendampingan dan pemulihan dari trauma (trauma healing).

"Itulah yang mendorong kami dari Yayasan AMDI untuk membuat Rumah Nyaman. Tempat untuk anak-anak korban kekerasan dan kejahatan seksual. Di Rumah Nyaman anak-anak akan mendapatkan pendampingan dari psikolog dan juga pengajar-pengajar untuk menghilangkan traumanya," tutup Clara.

FGD ihadiri sejumlah pemangku kebijakan di Kabupaten Toba termasuk ASN, TNI/Polri, tokoh masyarakat dan agama yang juga dihadiri anggota legislatif dan pengurus Partai NasDem dari Kabupaten Toba, Samosir, Tapanuli Utara dan Humbang Hasundutan. (R9/d)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru