Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 April 2026

Pergelaran Tari Etnik dan Modern Dance di Medan Night Market

Redaksi - Minggu, 08 Maret 2020 18:40 WIB
369 view
Pergelaran Tari Etnik dan Modern Dance di Medan Night Market
Foto: SIB/Dok
Pergelaran : Anak-anak bermain kuda di tengah pergelaran seni di Medan Night Market. 
Medan (SIB)
Beragam seni etnik dan modern dipergelarkan di Medan Night Market Jalan H Adam Malik Medan. Penampilan sudah dimulai sejak akhir Februari dan puncaknya pada Minggu (8/3) sebagai rangkaian akhir dari perayaan ulang tahun pusat hiburan keluarga dan kuliner di ibu kota Sumatera Utara.

Sekretaris Medan Night Market Esther Prasella Zalukhu, Jumat (6/3) di jeda mendampingi pengunjung naik kuda keliling lokasi one stop entertainment itu mengatakan, pada Minggu sebagai klimaks kegiatan sejumlah genre seni untuk menghibur pengunjung ditampilkan sejak pukul 17.00 WIB. “Bersama massa, dilepas 200 balon menandai usia dua tahun Medan Night Market,” ujarnya.

Seni pop yang disuguhkan adalah artis Syahrini KW dan Nini. Untuk pergelaran seni etnik dari Yayasan Wisma Remaja Indonesia.
“Anggota dari yayasan itu adalah remaja lintasetnis dan latar belakang. Mereka dibina dan diajarkan mengenal dan mengamalkan seni tradisi. Suguhan tersebut menyimpan unsur idealis di mana kaum muda Indonesia terbuka menerima budaya asing tapi tetap mengamalkan kearifan lokal bersumbu dari seni etnik,” tambah Esther Zalukhu.

Di jeda pergelaran itu, manajemen Medan Night Market mengajak seluruh tenant untuk ke podium dan memotong tumpeng serta melepas balon. “Di sini ada 110 booth dengan jajanan Nusantara, Jepang, Korea, Taiwan, West serta fashion. Pada perayaan, semuanya akan terlibat,” tambahnya.

Ia menjelaskan, memasuki tahun ketiga pusat rendezvous kuliner dan hiburan itu terus berbenah. “Pimpinan sudah menjadwalkan mengadopsi unsur teknologi. Di bagian depan akan dibangun corner digital khusus untuk milenial bersantai dan tak terlepas dari gawai. Mau browsing, chating atau eSport. Di bagian lain akan dibangun pusat kebugaran,” paparnya.

Untuk memastikan bersatu dengan alam, cerita Esther Zalukhu, Medan Night Market menyediakan dua kuda dari spesies kuda pacu untuk berwisata mengelilingi kompleks 1,2 ha di tengah kota. “Naik kuda untuk mengedukasi publik khususnya pengunjung agar semakin dekat dengan alam, flora dan fauna. Anak-anak pun jadi paham dan semakin bersahabat dengan fauna khususnya kuda,” paparnya sambil menunjuk kuda pacu yang jinak. “Di puncak kegiatan, dicabut nomor keberuntungan bagi pengunjung dengan hadiah barang elektronik dan smartphone!” (R10/f)


SHARE:
komentar
beritaTerbaru