Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 April 2026

Meriah, Festival Seni Etnik, Modern dan Kuliner di Medan Night Market

Redaksi - Senin, 09 Maret 2020 20:30 WIB
645 view
Meriah, Festival Seni Etnik, Modern dan Kuliner di Medan Night Market
Foto: SIB/Dok
Meriah : Massa dari dalam dan luar negeri termasuk investor berada di festival seni etnik, modern dan kuliner di Medan Night Market, Minggu (8/3) menandai syukuran ulang tahun kedua pusat jajanan yang jadi one stop entertainment tersebut.&nbs
Medan (SIB)
Festival seni etnik, modern dance dan kuliner dalam perayaan ulang tahun kedua Medan Night Market Jalan H Adam Malik Medan, Minggu (8/3) berlangsung meriah. Sejak petang, tetamu memenuhi areal lebih sehektar tersebut. Dari pengunjung ada yang memakai kostum sebagai rangkaian akhir dari perayaan ulang tahun pusat hiburan keluarga dan kuliner di ibu kota Sumatera Utara.

Acara dimulai dengan pemotongan tumpeng, dibagi pada sejumlah tetamu yang datang dari luar negeri, termasuk pada perwakilan tenant yang mengitari pentas utama. Menyusul itu, dua ratus balon dilepas ke udara sebagai menandai ulang tahun pusat jajanan, hiburan dan fashion tersebut. Balon warna-warni pun ditempel di meja-meja tetamu.

Bersamaan dengan itu, investor Medan Night Market memberi hadiah pada generasi muda yang mengukir prestasi di sejumlah bidang. Generasi muda itu berasal dari Yayasan Wisma Remaja Indonesia. “Mereka yang berprestasi adalah kaum milenial yang datang dari keluarga ‘tidak sempurna’. Ada yang tidak memiliki orangtua karena persoalan keluarga dan lainnya. Tetapi, soal prestasi, tak diragukan,” Stefri, pimpinan yayasan yang base camp di Jalan Ismailiyah Medan tersebut.

Personel Yayasan Wisma Remaja Indonesia naik podium unutk menghibur massa. Yang disuguhkan adalah tari etnik, medley dari irama Batak Toba, Karo dan Simalungun dalam gerak milenial. Ketika menampilkan modern dance, massa mengapresiasi girang karena disuguhkan sesuai anak erakids. “Itu yang saya utarakan tadi, meski datang dari keluarga kurang sempurna, mereka mampu memberi yang terbaik,” ujar pria aktivis di viraha Buddha tersebut.

Stefri bercerita, ada tiga personel Yayasan Wisma Remaja Indonesia yang tak dapat hadir karena sedang studi di Taiwan. “Di camp Yayasan Wisma Remaja Indonesia ragam kegiatan diadakan termasuk kursus Bahasa Mandarin dalam maksud mengantar mereka mandiri dan go international.

Hiburan semakin memesona ketika Syahrini KW tampil dalam balutan gaun pengantin. Joke yang dikemukakan bersama Nini membuat pengunjung tergelak. “Ini adalah yang kesekian mereka tampil,” cerita Sekretaris Medan Night Market Esther Prasella Zalukhu.

Masuk ke tahun ketiga Medan Night Market, investor menjanjikan mengembangkan lokasi sesuai selera dan mengadopsi unsur teknologi. “Di sini ada 110 booth dengan kuliner Nusantara, Jepang, Korea, Taiwan, West serta fashion. Ke depan pasti dilengkapi,” tambahnya.

Ia mengurai, menandai era teknologi, pihaknya sudah menggelar sejumlah kegiatan berbasis teknologi digital seperti eSport. “Medan Night Market juga memerhatikan lingkungan agar pengunjung menyatu dengan alam seperti menyediakan kuda untuk menikmati lingkungan,” tambahnya.

Hingga berita disusun, sejumlah penampil masih menyuguhkan ragam seni. Puncaknya adalah pemberian hadiah bagi pengunjung yang beruntung. (R10/f)


SHARE:
komentar
beritaTerbaru