Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 April 2026

Sumbar Tak Akui Wakilnya di Puteri Indonesia yang Tak Hafal Pancasila

Redaksi - Selasa, 10 Maret 2020 18:59 WIB
150 view
Sumbar Tak Akui Wakilnya di Puteri Indonesia yang Tak Hafal Pancasila
keepo.me
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) tidak mengakui finalis Puteri Indonesia Kalista Iskandar sebagai perwakilan dari wilayah tersebut.
Padang (SIB)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) tidak mengakui finalis Puteri Indonesia Kalista Iskandar sebagai perwakilan dari wilayah tersebut.

Kepala Biro Humas Setdaprov Sumbar Jasman Rizal mengatakan Pemprov Sumbar dalam hal apapun tidak pernah terlibat, baik langsung maupun tak langsung, ataupun mengutus perwakilannya ke ajang PPI tersebut. "Rekomendasi secara administratif tidak ada. Tak ada secarik kertas pun," tambah Jasman Rizal dalam pernyataannya.

Publikasi tersebut menuai prokontra. Sebelumnya, Kalista mengunggah foto-fotonya bersama Ketua Tim Penggerek PKK Sumbar Nevi Irwan Prayitno yang tak lain isteri Gubernur Sumbar. Di foto itu pun terlihat Umi Harneli Bahar yang isteri Wali Kota Padang serta sejumlah pejabat dari Sekretariat Dinas Pariwisata Kota Padang.

Di akun Instagram @kalistaiskandar, Puteri Sumbar itu terlihat dalam diskusi dan senyum.
Kalista menjadi perbincangan pasca tampil di grandfinal Puteri Indonesia 2020 Jumat - Sabtu (6-7/3). Saat di babak enam besar, ia tidak hafal Pancasila pasca mendapatkan pertanyaan dari Ketua MPR Bambang Soesatyo yang meminta si cantik itu mengucapkan isi sila Pancasila.

Pengakuan dari Pemprov Sumbar itu mendapat amarah dari Puteri Indonesia 2019 Frederika Cull. "Mereka bertugas melindungi dan membantu rakyat mereka, bukan menjatuhkan seorang gadis karena kesalahannya," tulis perempuan bernama panjang Frederika Alexis Cull itu.

Ia menjelaskan, Kalista keliru melafalkan sila ke-4 dan 5 karena gugup. "Dan pertanyaan untuk dia itu bukan tipe yang diajukan saat pemilihan puteri makanya itu mengejutkan bagi dia," ujar gadis yang berhasil menembus 10 Besar Miss Universe 2019 pada akhir tahun lalu itu.

Menurutnya yang menyertakan foto potongan-potongan berita yang menyebut penolakan pemerintah daerah itu, Kalista sudah merepresentasikan Provinsi Sumatera Barat dengan sangat bagus. "Buat mereka yang sudah mengumumkan (penolakan itu) sungguh mengecewakan," ucapya seperti disiarkan Bisnis.Com.

Frederika menyatakan, sebagai mantan Puteri Indonesia, ia harus berbicara membuka masalah ini. "Ketika saya percaya seorang kontestan diperlakukan tidak baik dan dieksploitasi oleh media, saya sepenuhnya melawan apa yang terjadi dan saya tidak akan mendukung situasi ini," ujarnya.

Dukungan terhadap Kalista sebenarnya mengalir deras. Sebelumnya, Najwa Shihab memberikan pembelaan dan mengatakan ia pernah berada dalam situasi serupa. "Jadi saya bisa memahami kegugupan yang pasti berkali-kali lipat dihadapi Kalista tadi malam. Hanya diberi waktu menjawab 30 detik di tengah riuh rendahnya sorakan penonton," tulis Najwa.

Puteri Indonesia 2002, Melanie Putria memberikan dukungan pada kolom komentar aktivitas sosial Kalista di Instagramnya pada Jumat (6/3).

"Dear Kalista, harus tetap semangat ya. Tetap bersyukur Allah kasih 6 besar buat Sumbar. It's blessing. Aku percaya gak semua orang bisa mengingat Pancasila dengan baik di tengah banyaknya tekanan seperti tadi malam," tulis Melanie yang juga mewakili Provinsi Sumatera Barat ini.

Kalista sendiri dikabarkan tengah menenangkan diri. Ia menghapus beberapa foto unggahan terbarunya. Tapi ia mempertahankan foto bersama Nevi Irwan Prayitno, istri Gubernur Sumatera Barat. (T/R10/f)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru