Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026

Krisman Saragih dan Alfon Sirait Jadi Pemfirman dari Genre Pop

- Senin, 03 November 2014 14:16 WIB
756 view
Krisman Saragih dan Alfon Sirait Jadi Pemfirman dari Genre Pop
Genre Pop: Krisman Saragih dan Alfon Sirait merangkul anak muda agar berjalan di jalanNya dari genre pop.
Tomok (SIB)- Menyampaikan kabar kesukaan dapat dilakukan dengan banyak cara. Seperti yang dilakoni pengurus Gereja Pentakosta Sumatera Utara/Pinksterkrek. Ketika berhadapan dengan anak muda, kedua aktivis gereja itu menggunakan genre pop. “MemuliakanNya dengan cara gembira karena Tuhan itu baik,” ujar Krisman Saragih yang pengurus GAMKI Medan tersebut saat bersua dengan komunitas anak muda di Tomok Samosir, Jumat (31/10), didampingi sejumlah panitia yang bekerja maksimal seperti Gembira Sinaga SE,  Editha Munthe, Pdt M Sinaga, Febrina Saragi, Ev Rut Maria Simaremare, Murni Sidabutar, Elfrida Simaremare, Yuni Doloksaribu, L Sijabat, E br Sirait SPd, St S Br Manurung, St K Saragih, Gomos Doloksaribu, Kompol M Gultom dan JR Sijabat.

Bersama rombongan besar, pasca Sinode XVIII Gereja Pentakosta Sumatera Utara/Pinksterkrek yang diadakan di Taman Doa Sola Gratia Pancurbatu, Deliserdang, rombongan bertolak ke daerah wisata dimaksud. Tak sekadar membuang lelah, tapi tetap memfirman. “Banyak nats, banyak kidung pujian disampaikan,” tambah Alfon Sirait, satu dari banyak musisi yang kini fokus berkarier sebagai pemusik altar, khususnya di Gereja Pentakosta Sumatera Utara di kawasan Simpang Limun, Medan, tersebut.

Krisman Saragih dan Alfon Sirait menegaskan, dalam perkembangan dunia dan pergumulan duniawi, tak sedikit tantangan yang hendak ‘menerkam’ orang-orang muda. Saat itulah diperlukan orang-orang muda juga untuk berbuat lebih maksimal. “Selain memahami dengan membaca firmanNya melalui Injil, dunia sekuler pun dapat diarahkan dan jadi media memuliakanNya. Anak muda sekarang kan gandrung genre pop, pemfirman pun harap mengikuti tren tersebut,” ujar Krisman Saragih sambil menunjuk sejumlah kegiatan dalam cakupan GAMKI Medan. “GAMKI Medan pun melakukan cara serupa. Di bawah nakhoda Ketua Derman Nababan SH MHum, GAMKI Medan pun melayani publik dengan mengadopsi genre pop,” ujar Krisman Saragih, yang bulan lalu kembali dari ziarah rohani ke Tanah Terjanji.

Mengenai kegiatan Sinode XVIII Gereja Pentakosta Sumatera Utara/Pinksterkrek yang  menghasilkan kepemimpinan  trio Pdt K Sirait STh SH sebagai ketua, Pdt Drs UP Simarmata sebagai sekretaris dan Pdm S Br Manurung sebagai bendahara lima tahun ke depan. Agenda sukses itu dihantar ketua panitia Sinode XVIII GPSU/P Pdt P Simangunsong bertema  Kita Harus Mengerjakan Pekerjaan Dia yang Mengutus Aku (Yohannes 9: 4) dan subtema  Melalui Sinode  XVIII GPSU/P, Mari Semakin Kita Tingkatkan Pelayanan dan Berbuah Banyak untuk kemuliaan NamaNya. (rel/r9/i)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru