Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 15 September 2026

Lagu Ayu Laksmi untuk Terapi Penghuni Rumah Sakit Jiwa di Bulgaria

- Rabu, 12 November 2014 15:45 WIB
568 view
Lagu Ayu Laksmi untuk Terapi Penghuni Rumah Sakit Jiwa di Bulgaria
Sofia (SIB)- Ayu Laksmi mendunia. Perempuan berusia 47 tahun yang mengangkat lagu etnik, khususnya Bali menjadi world music itu tak menduga lagu-lagunya menjadi terapi bagi penghuni rumah sakit jiwa di Sofia, Bulgaria. "Saya diberi tahu teman jurnalis yang kebetulan sedang berkunjung ke rumah sakit itu. Ternyata lagu-lagu saya dari album Svara Semesta diputar untuk terapi pasien," kata perempuan yang bila tampil di panggung menebar aroma religius tersebut di Jakarta, Selasa (11/11).

Atu senang jika musik yang diciptakannya bisa bermanfaat bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang memerlukan penyembuhan. Ayu mengungkapkan, jalur world music adalah panggilan jiwa bagi perempuan yang pernah dijuluki lady rocker tahun 1980-an tersebut. "Saya seperti kecemplung begitu saja di jalur (world music) ini. Seperti ada yang menarik-narik saya ke arah sana," tuturnya.

Dalam mencipta lagu, Ayu banyak mengambil lirik-lirik sastra kuno dari Bali. Bagi Ayu, sastra kuno memiliki nilai luhur yang bisa indah jika diekspresikan lewat lagu. "Bagi orang Barat, sastra adalah buku, sesuatu yang dibaca. Namun, bagi orang Timur, sastra bisa berbentuk macam-macam, termasuk lagu," paparnya seperti disiarkan Kompas.Com.

Ayu berani menempuh jalan sunyi untuk menekuni jalur world music. Karena tidak banyak produser dan distributor besar yang melirik, Ayu bertekad memproduksi dan mendistribusikan album sendiri. Ia sudah memproduksi album Svara Semesta 1 dan kini tengah menyiapkan Svara Semesta 2.

Jatuh bangun dialami Ayu, termasuk pernah tertipu oleh salah satu sahabatnya sendiri. Sahabat Ayu yang orang Eropa ini membantu Ayu untuk memasarkan lagu-lagunya lewat iTune. Ayu pun setuju. Namun, ternyata, ahli komputer itu membuat iTune palsu untuk memasarkan lagu-lagu para musisi dunia. (t/r9/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru