Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 11 September 2026

Sportainment Azura Abidin Nikmati Sensasi Becak Medan Sebelum Langkawi Legendary Ride 2023

Redaksi - Jumat, 14 Juli 2023 11:36 WIB
316 view
Sportainment Azura Abidin Nikmati Sensasi Becak Medan Sebelum Langkawi Legendary Ride 2023
(Foto: Tough Gorilla Event Organizer/r)
Becak Medan:  Azura Zainol Abidin dari Tough Gorilla sebagai event organizer Langkawi Legendary Ride 2023 serta sejuml
Medan (SIB)
Azura Zainol Abidin bersama tim Tough Gorilla sebagai event organizer Langkawi Legendary Ride 2023, Sabtu - Minggu (8 - 9/7) berada di Medan.
Melibatkan sejumlah eksekutif Malaysia Tourism Board dari Putrajaya Malaysia, sportainment yang kerap mengadakan kegiatan internasional di Negeri Semenanjung tersebut menggunakan moda transportasi tradisional, becak Medan. “Enakkah?” ujar Puan Azura kepada Sarwin pelan, seperti bicara pada dirinya sendiri.
Pria (yang bersama mantan Director Malaysia Tourism Board Medan Hisamuddin bin Mustafa) menggagas Gowes Dua Negara itu mencari-cari becak. Padahal Puan Azura sudah menggunakan aplikasi digital untuk mengantarkannya kembali ke hotel.
Berapa lama menunggu, yang dinanti tiba. Seunit becak datang. Untuk ukuran penumpang regular, satu becak dapat mengangkut dua penumpang tapi rombongan tetamu dari negeri jiran itu tiga orang. Belum lagi banyak membawa barang-barang. Termasuk koper besar.
Mengejar sejumlah agenda, Puan Azura mengiyakan naik satu becak. Diatur sedemikian rupa, dua penumpang duduk di tempat biasa dan satu lagi di koridor depan. Barang-barang diletakkan ‘di bagasi’ dadakan.
Perjalanan dari Istana Maimoon ke hotel di bilangan Lapangan Benteng Medan, lengang yang dapat ditempuh maksimal 15 menit namun penumpang masih ingin memutar karena ingin lebih lama menikmati sensasi naik becak Medan.
Begitu naik, Azura Zainol Abidin langsung tertawa karena ternyata becaknya pas-pasan dengan postur tubuhnya. Tetapi, beberapa meter berjalan, jadi ngepas. “Tidak sempit lagi,” kenangnya.
Akan halnya Langkawi Legendary Ride 2023 yang digelar Sabtu, 9 September 2023, Azura Abidin mengatakan kegiatan tahunan itu kali ini menargetkan 2.000 pesepeda. “Tahun sebelumnya sekira 1.750 pesepeda. Tahun ini diharap pesepeda dari Sumatera semakin banyak,” ujar Director Malaysia Tourism Board Medan Chan Hon Mun yang melepas kegiatan di Istanama Maimoon Medan didampingi sejumlah eksekutif Malaysia Tourism dari Putrajaya Malaysia serta Yostina Yosuf dari Malaysia Tourism Medan.
Puan Azura menambahkan, acara yang diadakan pada 9 September 2023 tak hanya untuk bersepeda tapi dirancang memberi pengalaman baru bagi peserta sebagai pelancong. Mulai dari menjelajahi lanskap Langkawi yang menakjubkan sambil menciptakan kenangan abadi, juga memacu adrenalin dengan beragam olahraga air ikonik termasuk menyusuri hutan dan Laut Andaman sebagai Geopark UNESCO.
Perempuan yang rutin mengadakan iven olahraga dan hiburan kelas dunia di Malaysia itu diyakini memberi pengalaman balapan yang luar biasa bagi peserta Langkawi Legendary Ride 2023 dari Indonesia. “Kami membuka kenangan pesepeda dari Indonesia dalam kegiatan terdahulu di mana energi dan semangat yang luar biasa dari komunitas bersepeda Indonesia saat berada di Langkawi,” tambahnya.
Ia memastikan turnamen pesepeda amatir yang digelar di wilayah Negara Bagian Kedah tersebut terbagi dalam beberapa kategori sesuai keinginan mengayuh. Mulai kategori Mahsuri Ride meliputi perjalanan menyenangkan 30 kilometer; kategori Eagle Ride dengan rute 68 kilometer menyusuri destinasi unggulan di pulau utama; serta kategori Legenndary Ride sepanjang 101 kilometer seperti layaknya pesepeda profesional. “Pesepeda yang ingin ikut dalam rombongan meregisterasi dengan biaya satu juta rujuh ratus ribu rupiah untuk biaya akomodasi dua hari dan penerbangan ke Langkawi,” sebutnya. “Kita ketemu di sana,” tutup Puan Azura. (Podcast Langkawi Red Legendary 2023 /R10/r)


Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru