Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 11 September 2026

Fashion Etnik PBIS untuk Pelestarian Kearifan Lokal di Medan

Redaksi - Minggu, 16 Juli 2023 19:32 WIB
575 view
Fashion Etnik PBIS untuk Pelestarian Kearifan Lokal di Medan
(Foto: DPP PBIS /Jhonson Rajagukguk)
Fashion Etnik: Sejumlah aktivis perempuan berbusana etnik menghadiri pengukuhan kepengurusan DPP PBIS di Medan, Jumat (14/7).&a
Medan (SIB)
Sejumlah aktivis perempuan menghadiri pengukuhan kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perempuan Batak Indonesia Sejahtera (PBIS) yang dikukuhkan Penasihat Dr RE Nainggolan MM, Jumat (14/7). Mulai dari anggota DPD RI Putri Badikenita Sitepu yang Ketua DPP PIKI, Ketua HKI Enny Martalena Pasaribu, Kombes Purn Dr Maruli Siahaan, Ketum DPP Horas Bangso Batak Lamsiang Sitompul SH MH, anggota Yayasan UHN Medan Jadi Pane SPd MM, aktivis Toga Nainggolan SSos, Jhonsos Rajagukguk, organisator tinju Adolfrian Rumaijuk, tokoh pendidikan Tiolina Panggabean hingga organisawan religi Ruth Munthe dan dr Indra Riris Delima Siregar MKM.
Meski dress code putih namun kreativitas boru Batak boruni raja mengagumkan. Sejumlah tokoh mengolaborasikan busananya dengan pernak-pernik etnik. Ketum Sarma Haro br Rajagukguk SKep SKeb MKes sungket suji bertabur benang emas. Termasuk kalung panjang mutiara hitam merah putih. Warna yang mengidentikkan dengan Bangso Batak.
Dr Adolfina Elisabeth Koamesakh MH MTh tak jauh beda. Desainer yang baru usai memeragakan rancangannya di Bali Fashion International Week di Pulau Dewata itu tampil sederhana tapi kesannya mewah.
Direktur Pasca Sarjana STT Paulus Simalingkar itu mengenakan rok blus yang ngepas di tubuhnya. Warnanya kecubung. Penampilannya dipermanis dengan blazer panjang hijau tosca yang di bagian bawahnya motif ulos Simalungun. Aksentuasinya pada sawir ungu hijau putih dan merah. Kesannya jadi mewah yang dipermanis mutiara hijau pada kalung dan gelangnya. Perfeck!
Suguhan etnik itu dilengkapi tampilan Laura Ance Sinaga. Eksekutif pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumatera Utara itu tampil simple. Tapi detail pada blazernya memesona.
Berbahan tenun ikat tapi motif batik. Bermandi cokelat degradasi kuning tua dengan t-shirt jingga mengesankan pribadi yang kukuh. Cendikiawan Kristen itu mempermanis penampilannya dengan tak jinjing hitam. Aksentuasi pada semihigh heels yag berwarna senada dengan blazernya.
Pdt Dr Rosiany Hutagalung SP MTh tampil modis dengan rok blus serba hitam yang dipermanis ikat pinggang perak.
Sarma Haro br Rajagukguk menegaskan, PBIS tak sekadar organisasi tapi memiliki visi misi yang jelas yakni mengusahakan kesejahteraan khususnya untuk perempuan Batak. Itulah sebabnya ada departeman yang memberi pengatan pada aktivitas kaum Hawa. “Mulai dari menambah keterampilan hingga melatih kewirausahaan. Di situlah sejumlah program melestarikan warisan leluhur dengan kearfian lokal digali untuk dilestarikan,” ujarnya.
Ia menunjuk Bidang UMKM yang dikoordinir Titin Siahaan berkolaborasi Bidang Jahit Menjahit dikoordinir Hotmaida Br. Pasaribu dan Bidang Tata Rias Wajah dikoordinir Rismatua br Pasaribu. (Instagram /Facebook /R10/r)


Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru