Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 11 September 2026

Syair Penyejuk Hati “Covenant Relationship” Ruben Yonathan

Redaksi - Rabu, 26 Juli 2023 10:19 WIB
249 view
Syair Penyejuk Hati “Covenant Relationship” Ruben Yonathan
(Foto: Bamagnas Sumut/EvYandri Laning)
Penyejuk Hati “Covenant Relationship”: Pdt (C) Dr Ruben Yonathan Silalahi MTh (8 kiri) bersama milenial usai menyam
Berastagi (SIB)
Pdt (C) Dr Ruben Yonathan Silalahi MTh mengurai hubungan batin antara manusia dengan Sang Pencipta. Syairnya dalam “covenant relationship”. “Alkitab mencakup Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru adalah kesatuan perjanjian manusia dengan Tuhan. Perjanjiannya adalah Dia menjadi Allah kita dan kita menjadi umat-Nya,” urai Gembala Jemaat GBI Life Springs Berastagi.
Dalam audiensi massal yang dipusatkan di Berastagi, Minggu (23/7), ia mengupas ragama hal yang menunjukkan posisi manusia sebagai hamba dan ciptaan-Nya dalam ikatan perjanjian.
Menurutnya, “covenant relationship” tersebut adalah luar biasa sebab di dalamnya ada janji untuk taat yang harus dijaga, dipertahankan dan teruji. “Apabila ketaatan kita teruji atau tetap terjaga maka akan banyak hal bermanfaat dan istimewa yang akan kita peroleh dari Allah karena Dia adalah Allah kita dan kita adalah Umat kepunyaan-Nya atau karena kita ada dalam hubungan perjanjian. Beberapa hal bermanfaat dan istimewa yang akan kita peroleh karena hubungan perjanjian tsb antara lain; pemeliharaan, pembelaan, keselamatan, mujizat, dan banyak berkat luar biasa lainnya,” urainya.
Menurutnya, ada nilai yang tak terhitung bila menjaga dengan suka cita perjanjian tersebut. “Contohnya Abraham, Yusuf, Daniel, Maria dan lainnya yang beroleh kesukaan kekal. Ada harga khusus... kekekelan abadi,” tambah pria yang menjabat Ketua DPW Mabagnas Sumut tersebut.
Sebaliknya, lanjutnya, jika tidak taat akan “covenant relationship” atau mengkhianati maka akan ada harga yang setimpal. Contohnya Bangsa Israel yang sengsara bahkan mati di padang gurun. “Seperti pada 1 Kor 10 yang dengan gamblang diutarakan harga ketaktaatan tersebut,” simpulnya.
Pdt Ruben Yonathan Silalahi mengurai sejumlah syair penyejuk hati bila semakin dekat mengenal-Nya. Seperti Abraham sebagai orang yang pertama kali mengenal Allah sebagai Jehova Jireh. “Ketika memiliki ketaatan yang teruji, manusia bergeser masuk pada pengenalan yang lebih dekat dengan-Nya serta menerima pewahyuan yang semakin besar,” tambahnya. “Mari menjaga ketaatan agar tetap teruji dan semakin dekat mengenal-Nya,” simpulnya. (Instagram /Facebook /R10/a)


Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru