Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 11 September 2026

Produk Kosmetika Kimia Farma Indonesia Tumbuh Pasca Pandemi

Redaksi - Rabu, 02 Agustus 2023 18:10 WIB
345 view
Produk Kosmetika Kimia Farma Indonesia Tumbuh Pasca Pandemi
(Foto: Dok Adi Levy)
KOSMETIKA: Sejumlah produk kosmetika PT Kimia Farma Tbk (KAEF). 
Jakarta (SIB)
Kimia Farma mencatat pendapatan Rp4,95 triliun di semester I-2023. Sejumlah produk milik perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang farmasi PT Kimia Farma Tbk (KAEF) tersebut mencatatkan kinerja positif. Apalagi pasca pandemi. Produk yang menyumbang pendapatan signifikan adalah kosmetika, yang tumbuh 4,85 persen (yoy) menjadi Rp1,06 triliun pada semester I- 2023, dari sebelumnya sebesar Rp1,01 triliun.
Direktur Utama Kimia Farma David Utama di Jakarta, Senin (31/7), melaporkan KAEF membukukan pendapatan Rp4,95 triliun pada semester I-2023, atau meningkat sebesar 11,78 persen year on year (yoy), dari sebelumnya sebesar Rp4,43 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. “Raihan pendapatan Kimia Farma, secara konsolidasi hingga Juni 2023 disokong oleh kuatnya penjualan produk dan peningkatan jasa layanan laboratorium medis dan klinik,” tegasnya.
Dari sisi kategori produk, David menjelaskan obat generik menyumbang pendapatan sebesar Rp1,07 triliun, atau meningkat sekitar 25,26 persen (yoy), dari sebelumnya sebesar Rp858,96 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Selain itu, penjualan produk etikal dan lisensi juga meningkat 13,99 persen (yoy) menjadi sebesar Rp1,89 triliun, dibandingkan sebelumnya sebesar Rp1,65 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Menurutnya, layanan laboratorium medis dan klinik perseroan sebesar Rp488,16 miliar pada semester I-2023, atau meningkat 16,60 persen (yoy) dari sebelumnya sebesar Rp418,66 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Adapun, penjualan obat Over The Counter (OTC) dan kosmetika tumbuh 4,85 persen (yoy) menjadi Rp1,06 triliun pada semester I- 2023, dari sebelumnya sebesar Rp1,01 triliun. Kategori alat kesehatan berkontribusi senilai Rp49,02 miliar, terkontraksi 14,75 persen (yoy) dibandingkan sebelumnya sebesar Rp57,50 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan mengesankan juga terjadi pada sisi aset, yang mana perseroan mencatat total aset sebesar Rp20,60 triliun pada semester I-2023, atau tumbuh sekitar 1,21 persen (yoy) dibandingkan periode tahun sebelumnya sebesar Rp20,35 triliun. (Antara /R10/r)



Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru