Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 11 September 2026

25-26 Agustus 2023, Festival SMI Digelar di Tuktuk Samosir Hadirkan Musisi Internasional

Redaksi - Selasa, 22 Agustus 2023 17:24 WIB
584 view
25-26 Agustus 2023, Festival SMI Digelar di Tuktuk Samosir Hadirkan Musisi Internasional
Foto: harianSIB.com/Andomaraja Sitio
KONFERENSI PERS: Founder SMI Henry Manik, didampingi sejumlah musisi international saat menggelar konferensi pers, di Sapadia Hotel, Jalan Diponegoro, Pematang Siantar, Selasa (22/8/2023). 
Pematang Siantar (harianSIB.com)

Festival Samosir Music International (SMI) akan digelar selama dua hari pada 25-26 Agustus 2023, di Tuktuk Siadong, Kabupaten Samosir.

"Festival musik internasional ini akan menampilkan artis dan musisi internasional, di antaranya dari Italia, Austria, Malaysia. Untuk musisi dalam negeri, akan hadir musisi berdarah batak Viki Sianipar dan artis ibukota lokal lainnya," kata Founder SMI Henry Manik, didampingi sejumlah musisi international saat menggelar konferensi pers, di Sapadia Hotel, Jalan Diponegoro, Pematang Siantar, Selasa (22/8/2023).

Henry mengatakan, artis dan musisi international telah tiba di Kota Pematang Siantar, Senin (21/8). Pria kelahiran dan besar di Samosir ini mengatakan sudah 19 tahun tinggal di Belanda dan baru dua hari tiba di Medan.

"Dalam even kali ini, musisi yang dilibatkan dari Italia, Austria dan Malaysia. Sementara untuk artis nasional kita undang Viki Sianipar," katanya.

Dikatakannya, festival tahun ini akan lebih banyak melibatkan artis/musisi lokal yang sudah pernah tampil pada konser-konser baik di Sumatera dan Jakarta.

Sebagai panitia, ia melihat talenta musisi lokal selama ini serius bukan karena ada konser, tetapi dari inisiatif mereka masing-masing. Sehingga ada kesamaan ide untuk mengikuti even-even yang dilaksanakan selama ini.

"Mereka merasa terdorong dan termotivasi dengan even Samosir Music International yang beberapa tahun kita gelar di Samosir. Musisi lokal kita lihat terus berkarya," katanya.

Henry menambahkan, dalam even kali ini juga melibatkan pelaku UMKM dan pameran produk lokal di lokasi, sehingga bisa dinikmati para pengunjung.

"Berbagai kuliner seperti makanan khas daerah (lokal) dan nasional akan ditampilkan, sehingga para pengunjung yang datang bisa mengenali dan menikmati kuliner daerah masing-masing," katanya.

Festival musik international ini, lanjutnya, juga tidak lepas dari kerja sama dan dukungan Pemkab Samosir dan para sponsor. Festival musik ini, kata dia, juga untuk mendukung pariwisata Danau Toba.

"Festival musik international yang keenam kalinya digelar di Samosir. Festival pertama sampai kelima gratis, sedangkan untuk tahun ini kita pakai tiket tapi masih terjangkau sebesar Rp125 ribu selama dua hari," katanya.

Henry juga mengatakan pihaknya membatasi pengunjung festival, yakni ditargetkan 7.000 orang.

"Kita harapkan warga dari luar Samosir bisa memesan tiket secara online. Memang di lokasi ada disediakan, tapi untuk mengantisipasi lonjakan pembeli tiket, kita fasilitasi dari luar daerah secara online," ujarnya.

Saat disinggung lagi apakah musik dan lagu yang akan ditampilkan bernuansa Batak, pria berambut gondrong belakang ini mengatakan, para musisi internasional akan menampilkan musik bernuansa Batak.

"Mereka interest (tertarik) menyayikan lagu Batak pada festival kali ini. Mereka mengakui suka ke Danau Toba," katanya. (*)


Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru