Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 11 September 2026

Pekan Kebudayaan Aceh, Konjen India Jamu Kontingen ITEC

Redaksi - Selasa, 07 November 2023 19:38 WIB
360 view
Pekan Kebudayaan Aceh, Konjen India Jamu Kontingen ITEC
(Foto: Dok cgimedan.gov.in)
Cendera Mata: Pj Gubernur memberi cendera mata pada tetamu terhormat dalam Pekan Kebudayaan Aceh. Di foto Konsul Jenderal India
Bandaaceh (SIB)
Pekan Kebudayaan Aceh (PKA), 4-12 November, dipusatkan di Taman Sulthanah Safiatuddin Bandaaceh menampilkan sejumlah seni. Termasuk hal-hal spektakuler seperti pawai kapal hias, lomba permainan rakyat hingga festival adat budaya.
Di kegiatan yang dibuka Pj Gubernur Achmad Marzuki tersebut hadir sejumlah konsul negara sahabat. Seperti Konsul Jenderal India di Medan YM Shubham Singh dan Konsul Jenderal Malaysia di Medan Ym Aiyub Omar.
Di jeda kegiatan, YM Shubham Singh menjamu 60 pejabat Aceh yang mengikuti Program Pelatihan Indian Technical and Economic Cooperation Programme (ITEC). Enam puluh pejabat tersebut adalah pilihan dan akan menjalani pelatihan dalam berbagai kursus di bawah program ITEC di India.
Di sambutannya YM Shubham Singh menyemangati pejabat yang hendak berangkat dan sharing pengalaman hidup di wilayah yang akan dikunjungi.
Hadir di resepsi jamuan itu perwakilan dari Pemerintah Aceh, Pemerintah Sabang, Wali Nangroe Aceh PYM Tgk Malik Mahmud, Gubernur Aceh diwakili Asisten Ekonomi & Pembangunan, Bapak Mawardi, Wali Kota Sabang diwakili Sekda Andri Nourman, Kepala DPMPTSP Sabang), Dinas Perhubungan Aceh, Rektor USK, Rektor UNIKI, Rektor Universitas Teuku Umar, IAIN Lhokseumae dan peserta ITEC.
YM Shubham Singh menegaskan, peserta ITEC dalam kerangka komitmen konektivitas Andaman - Aceh, yang merupakan perwujudan visi kolaboratif yang disetujui oleh Perdana Menteri India, Narendra Modi dan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo untuk meningkatkan konektivitas dan kerja sama antara wilayah masing-masing.
Kedua negara setuju mengembangkan konektivitas Aceh - Kepulauan Andaman dan Nicobar dalam pertemuan tim tugas bersama pertama yang diadakan di Bandaaceh pada 7 Desember 2019. Rencana tindakan ini mencakup enam area kerja sama, yaitu perdagangan dan investasi, pengembangan infrastruktur di Sabang, pengembangan konektivitas, kelautan dan perikanan, pariwisata, serta pertukaran budaya, ilmu pengetahuan, dan teknologi.
ITEC adalah platform terkemuka dalam membangun kapasitas dari Kementerian Luar Negeri, Pemerintah India yang dibentuk pada 1964. ITEC adalah bagian perjanjian institusional tertua untuk pembangunan kapasitas internasional yang telah melatih lebih dari 200.000 pejabat dari 160 negara di sektor sipil dan sektor pertahanan.
ITEC terbuka untuk semua individu yang mencari pelatihan peningkatan kapasitas, tidak terbatas pada pejabat pemerintah. Setiap tahun, pemerintah India menyediakan 100 tempat pelatihan di bawah ITEC untuk Indonesia, memungkinkan penerima pelatihan di berbagai lembaga India. (**)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru