Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 11 September 2026

Gegeh Persada Film Angkat Guru Patimpus ke Layar Lebar

Redaksi - Sabtu, 11 November 2023 19:18 WIB
583 view
Gegeh Persada Film Angkat Guru Patimpus ke Layar Lebar
(Foto: Dok Gegeh Persada Film)
Ziarah - film Guru Patimpus: Pencanangan penggarapan “Guru Patimpus” bersamaan dengan Hari Pahlawan 2023 dan dipusa
Medan (SIB)
Sukses menggarap “Perik Sidua-dua” yang segera tayang di jaringan Sinema XXI, Gegeh Persada Film berencana menggarap film mengenai Guru Patimpus. Rangkaiannya didahului memroduksi film pendek “Puteri Hijau” yang diapresiasi publik.
Produser Benson Kaban di Medan, Jumat (10/11), mengatakan, penggarapan “Guru Patimpus” tak terlepas dari sejarah Medan. “Artinya, keduanya ibarat dua sisi mata uang hingga disimpulkan judulnya ‘Guru Patimpus dan Sejarah Kota Medan’,” tambahnya.
Pencanangan penggarapan “Guru Patimpus” bersamaan dengan Hari Pahlawan 2023 dan dipusatkan di Tugu Guru Patimpus, Jalan Guru Patimpus, Petisah Tengah, Medan. “Guru Patimpus adalah pahlawan, pendiri kota Medan," tegas pria yang penggiat industri musik etnik tersebut.
Menuruntya, tim sedang mempersiapkan film kolosal dan sedang melakukan napak tilas hingga Guru Patimpus bisa masuk ke Kota Medan dan menjadi anak dari Datuk si Kota Bangun.
“Ada irisan buda dan religi termasuk keluarga besar Datuk si Kota Bangun dan Guru Patimpus menikah dengan puteri dari Pulo Brayan," urai Benson Kaban.
Ia memastikan melakukan studi menyeluruh yang melibatkan sejarahwan swerta menggali informasi dari buku mengenai Guru Patimpus dan tokoh lainnya seperti Tjong A Fie di perpustakaan di Belanda serta lainnya.
"Nantinya akan ada 21 kali tampil teater, di 21 kecamatan kota Medan, masing-masing kecamatan akan diambil tiga orang dari usia sekolah menengah atas hingga tingkat kuliah, yang nantinya akan direkrut potensi-potensi talent untuk ikut main teater dan manggung di kantor camat selama 21 minggu," jelasnya.
Ia membayangkan keistimewaan seting lokasi untuk menghidupkan kampung-kampung disekitar sungai, seperti di Kampung Namo Gajah, Kampung Deli, seperti Sungai Deli dan sungai di Belawan seperti Medan tempo dulu.
Sutradara “Guru Patimpus dan Sejarah Kota Medan”, Agus Susilo mengungkapkan, kebanyakan orang ketika di Hari Pahlawan datang ke makam-makam, namun di tim ini pastinya berbeda yakni mendatangi patung Guru Patimpus, sebagai bentuk apresiasi yang dipercayai dan yakini sebagai pendiri kota Medan.
"Di Hari Pahlawan ini juga sekaligus meluncurkan tim-tim film, yang nantinya banyak menggunakan visual efek yang masuk di masa lalu dan merekonstruksi kampung-kampung di masa lalu seperti kota Medan di tahun 1590," ujar teaterawan tersebut.
Film rencananya juga menceritakan proses perjalanan Guru Patimpus dari gunung turun ke sungai dan sampai ke Kota Medan. Sehingga dengan adanya film ini diharapkan dapat mengangkat semangat inteprenuer bidang industri kreatif.
"Desember hingga April 2024 kita kumpulkan, dan Mei akan kita casting bertepatan penayangan perdana film Dari Tongging Turun Ke Hati, Perik Sidua Dua," tutupnya. (**)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru