Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 27 Juni 2026

Broadband Indonesia Terbaik dengan Strategi Five Bold Moves

Redaksi - Jumat, 01 Desember 2023 12:43 WIB
457 view
Broadband Indonesia Terbaik dengan Strategi Five Bold Moves
(Foto: Dok Aditya Pramudya)
BROADBAND TERBAIK: Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Telkom Heri Supriadi (tengah), Direktur Strategic Portfolio Telkom Budi Setyawan Wijaya (kedua dari kiri), Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Telkomsel Mohamad Ramzy (kedua
Jakarta (SIB)
Akhir 2023, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menjalankan transformasi yang dicanangkan dua tahun terakhir dengan strategi utama Five Bold Moves (5BM). Hasilnya berdampak pada performa keuangan serta mempercepat industri kreatifnya.
Demikian disampaikan Direktur Strategic Portfolio Telkom, Budi Setyawan Wijaya pada Public Expose Live 2023, Kamis (30/11). Dalam kegiatan yang dihadiri Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom, Heri Supriadi serta Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel Mohamad Ramzy tersebut, Heri memaparkan kinerja dan strategi perseroan, serta proyeksi kinerja tahun buku 2023.
Menurutnya, transformasi melalui strategi Five Bold Moves sebagai upaya untuk meningkatkan value demi keberlangsungan perusahaan yang kompetitif dan profitable. Setelah implementasi FMC yang dilakukan pada Juli, mengakselerasi bisnis data center TelkomGroup untuk dapat semakin kuat, baik dari sisi kapasitas maupun kapabilitas.
Inisiatif Fixed Mobile Convergence (FMC) ditujukan untuk melayani permintaan broadband berkecepatan tinggi dan dapat diandalkan. Sejak Juli 2023, TelkomGroup melalui Telkomsel yang fokus menjalankan bisnis Business-to-Consumer (B2C) telah melakukan prioritisasi optimasi biaya, konvergensi pelanggan dan maksimalisasi channel seluler.
Diharapkan aksi korporasi ini dapat mengakselerasi digitalisasi di Indonesia melalui pengalaman pelanggan dan infrastruktur terbaik, dengan fokus pada pada akses yang merata, perluasan channel melalui satu aplikasi, serta layanan pelanggan.
Pada bisnis data center, saat ini kebutuhan para pelaku bisnis akan data center terus meningkat dari tahun ke tahun. Indonesia diproyeksikan akan berkontribusi sebesar 40 persen dari ekonomi digital ASEAN pada 2025.Telkom yang saat ini memiliki sebanyak 32 fasilitas data center melihat kondisi tersebut sebagai peluang yang sangat baik untuk menangkap potensi pemintaan pasar dan memperkuat posisi sebagai pemain data center terbesar di Indonesia bahkan Asia Tenggara.
Telkom melalui anak usahanya Telkom Data Ekosistem tengah mengelola operasionalisasi Hyperscale Data Center Cikarang dan membangun Hyperscale Data Center Batam. Ke depannya, selain fokus pada ekspansi dan pembangunan data center, Telkom juga terbuka terhadap kerja sama strategis dengan mitra global untuk meningkatkan value sebagai pusat ekosistem digital.
Optimisme Telkom Bukukan Kinerja Positif Pada Tahun Buku 2023 Pada kesempatan Public Expose Live 2023, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom, Heri Supriadi memaparkan kinerja perseroan. Hingga September 2023, Telkom membukukan pertumbuhan positif sebesar 2,2 persen YoY menjadi Rp111,2 triliun yang didorong oleh pertumbuhan Layanan Data, Internet & IT sebesar 4,8 persen YoY menjadi Rp63,4 triliun. “Pencapaian ini seiring dengan meningkatnya pendapatan IndiHome dan transisi yang berlanjut dari bisnis legacy ke data,” ungkap Heri.
Sejalan dengan komitmen perusahaan yang fokus menyasar market Business-to-Business (B2B), Telkom melalui Segmen Enterprise telah meluncurkan Indibiz, yang menyediakan layanan konektivitas serta platform dan layanan digital yang fokus untuk Usaha Kecil and Menengah (UKM) dan dikategorikan dalam Indibiz Ruko, Indibiz Finance, Indibiz Education, dan Indibiz Hotel.
Hingga September 2023, Telkom telah menggunakan belanja modal perseroan mencapai Rp22,1 triliun atau 19,9% dari total pendapatan. Belanja modal ini difokuskan pada pengembangan infrastruktur jaringan telekomunikasi demi pengalaman digital pelanggan yang lebih baik. (**)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru