Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 11 September 2026

Michael Huber Tertarik ke Politik Pasca Pemilu

Redaksi - Jumat, 22 Maret 2024 10:54 WIB
911 view
Michael Huber Tertarik ke Politik Pasca Pemilu
Foto: Ist/harianSIB.com
Michael Tigor Tobing-Huber 
Medan (SIB)
Michael Tigor Tobing-Huber didorong para pegiat konstruksi Sumatera Utara untuk berlaga di pemilihan kepala daerah tahun 2024. “Sebenarnya tertarik ke politik, tapi melihat kondisinya seperti sekarang, yeah...,” ujar putra aktivis perempuan Dr Murniati Tobing tersebut di medan, Kamis (21/3).
Michael tidak memiliki back-ground politik tapi dengan gampang mencerna perkembangan politik Tanah Air. Bersama Steve Excel Aditya Koru, rekan setimnya di dunia konstruksi yang sempat berlaga di Pileg 2024, ia mencerna politik dengan baik.
Sebelum menyosialisasikan diri di masyarakat, ia menimba ilmu hukum di universitas terkemuka Tanah Air. Lulus dengan prestasi cumlaude. Sempat bergabung di kantor pengacara tapi ya itu tadi... tertarik ke politik. Lalu, berkenankah maju di Pilkada 2024? “Cek ombak sih, okelah,” sebutnya.
Dalam kiprah di dunia kontruksi, Michael masuk dalam kategori “kritis” dan vokal. Ia masuk dalam blok Era Gapeksindo Muda dan kemudian masuk dalam blok era Kadin Muda, Di orgnisasi itu ia semakin kritis dengan proses yang kasat mata diduga tidak sesuai dengan peraturan.
Satu contoh ia menukil Pemerintah melalui Perpres-No-16-Tahun-2018 khususnya di pasal 6 mengenai Pengadaan Barang / Jasa. “Sebagai pengusaha, kami masih mendapati dan merasakan, adanya hal yang kurang baik. Hal itulah yang harus diberangus. Butuh keberanian. Mungkin, seperti yang kami alami, dikalahkan dalam tender meskipun menawaran terendah. Tetapi harus pertahankan prinsip hingga pada satu titik, tak ada lagi ‘siluman-silumanan’ yang (jika masih dibiarkan) menggerogoti upaya mencapai Indonesia Gemilang,” tegas Michael.
Mahasiswa hukum pascasarjana itu berharap orang-orang muda harus membudayakan berusaha dengan bersih. “Jika generasi senior mungkin dalam usaha dan upayanya diikuti hal ‘siluman’ maka generasi muda harus memberangus cara seperti itu,” ujar pria berdarah Jerman tersebut. (**)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru