Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026

Inul Merasa Dijebak dan Bantah Sediakan Wanita Penghibur

- Rabu, 14 Januari 2015 13:42 WIB
375 view
Jakarta (SIB)- Inul Daratista memastikan taat hukum dan memenuhi undangan Pemerintah Kota Tangerang. Selain itu, jika terbukti usaha rumah hiburannya menyediakan wanita penghibur, istri Adam Suseno itu akan menutupnya.

Sebagaimana diberitakan, Minggu, (11/1), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan sidak ke rumah karaoke tersebut dan kedapatan minuman keras (miras). Selentingannya, tempat karaoke itu juga menyediakan wanita penghibur untuk pria hidung belang yang ingin ditemani sambil bernyanyi.

Pemilik goyang ngebor itu membantahnya. "Saya sudah cek juga, tidak ada wanita penghibur karena saya benci wanita penghibur," kata Inul di Jakarta,  Selasa, (13/1), seperti disiarkan SCTV. "Katanya ada pelacur di tempat saya. Saya tegaskan nggak ada, kalau ada saya sendiri yang pecat, dan saya sendiri yang akan menutupnya tanpa surat dari Pemda setempat."

Pelantun Buaya Buntung itu memastikan mengikuti peraturan dalam menjalankan usaha. Kejadian yang ditimpakan padanya merupakan sebuah rekayasa untuk menjatuhkan bisnisnya. "Saya tahu tata tertibnya dalam usaha karaoke. Pokoknya saya nggak menyediakan minuman keras dan wanita penghibur!"

Mengenai temuan Satpol PP yang mengamankan 1 picther bir putih, 1 picther bir hitam, Inul mengatakan satu jebakan. “Ini pertama kalinya, saya tahu nggak ada izin minuman keras dan saya nggak jual minuman keras," katanya sambil mengurai adanya rekayasa.

Inul menceritakan kronologi kejadiannya. Saat itu ada seseorang yang mengaku wartawan mengunjungi Inul Vista. Di situ, sang wartawan memaksa untuk disediakan minuman keras (miras). Lantaran terpojok, karyawannya pun mengiyakan keinginan konsumen. "Kemarin ada pegawai saya yang terjebak, selidik punya selidik pegawai saya nggak tahu konsekuensi dari yang disebabkan. Ada wartawan masuk maksa minta minuman tetapi minta minuman beralkohol dan memaksa," jelas Inul sambil mengatakan pihaknya sedang meneliti karyawannya.

Menurutnya, ini adalah salah satu cara kompetitor untuk menjatuhkan nama baik usahanya. Apalagi, secara kebetulan inspeksi mendadak itu terjadi berbarengan dengan adanya miras di Inul Vizta. (t/r9/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru