Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 25 Juni 2026

Rapper Snoop Dogg Ditahan Sebab Bawa Rp5,7 Miliar dan Koper Louis Vuitton di Bandara Italia

- Rabu, 05 Agustus 2015 17:04 WIB
1.012 view
Rapper Snoop Dogg Ditahan Sebab Bawa Rp5,7 Miliar dan Koper Louis Vuitton di Bandara Italia
Roma (SIB)- Snoop Dogg tersandung masalah hukum. Setelah sempat ditahan polisi Swedia atas tuduhan penggunaan narkoba, rapper kondang itu kali ini bermasalah dengan otoritas Italia. Penyanyi rap bernama lengkap Cordozar Calvin Broadus Jr ini diduga melanggar undang-undang (UU) anti pencucian uang.
Aceshowbiz, Selasa (4/8), memberitakan, Dogg membawa uang sebesar 422 ribu dolar AS (setara Rp 5,7 miliar). Sementara undang-undang pencucian uang Italia menetapkan, jumlah maksimum uang tunai yang dapat dibawa wisatawan adalah 10 ribu euro atau sekitar 11 ribu dolar AS (Rp149 juta).

Alhasil, penembang Vato itu pun ditahan ketika hendak naik pesawat pribadi di Bandara Lamezia Terme menuju Inggris.

Petugas juga menyita koper Louis Vuitton miliknya. Terkait hal ini, pengacara Dogg angkat bicara. Menurutnya, kliennya hanya melakukan pelanggaran administratif. "Kami menjelaskan segala sesuatu dari sudut pandang hukum. Uang tersebut didapat dari konser Dogg di Eropa. Jadi, tidak ada kejahatan," tegasnya.

Persoalan hukum kali ini adalah yang kedua setelah pada Juli 2015 bermasalah di Swedia. Saat itu karena mengonsumsi narkoba. Usai sebuah konser di kota Uppsala, Swedia, Sabtu (27/7), Dogg ditahan namun akhirnya dibebaskan setelah melakukan tes urin. Hasil tes urin itu belum diketahui. "Polisi melakukan kontrol dan mengamati mobil Dogg yang menepi, terlihat seperti sedang dalam pengaruh narkoba. Dia ditangkap dan dibawa ke pos polisi untuk tes urin," kata Daniel Nilsson, juru bicara kepolisian daerah Uppsala, seperti dilansir The Guardian dan Metro TV. "Insiden itu berlangsung beberapa menit. Setelah melakukan tes, dia dipersilakan pergi," tambah Nilsson.

Menanggapi kejadian ini, penyanyi 43 tahun itu berkomentar via sebuah video di Instagram. "Mereka membawa saya ke sana (pos polisi), menyuruh saya kencing di cangkir. Mereka tidak menemukan narkoba," kata Dogg. "Lebih baik dicari dan tidak ditemukan apa-apa daripada tidak dicari sama sekali. Sialan kalian!" (t/R9/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru