Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 Juli 2026

Obesitas pada Penyandang Arthritis Membuat Nyeri Sendi Lebih Menyakitkan

- Minggu, 13 Juli 2014 15:49 WIB
387 view
 Obesitas pada Penyandang Arthritis Membuat Nyeri Sendi Lebih Menyakitkan
Jakarta (SIB)- Arthritis pada lutut memang bisa menimbulkan rasa sakit yang mengganggu. Tapi bagi penyandang arthritis yang kegemukan dan obesitas, rasa nyeri pada lutut nyatanya lebih menyakitkan dibanding penyandang arthritis yang tidak mengalami kegemukan.

Studi sebelumnya menemukan orang dengan Body Mass Index (BMI) lebih besar, terutama perempuan lebih mungkin megalami osteoarthritis. Kini, studi di San Jose State University di California ini menilik lebih jauh bahwa BMI juga berpengaruh pada rasa nyeri yang dialami pasien arthritis.

"Kami mempelajari osteoarthritis yang dialami populasi di masa lalu dan kini. Ternyata, berat badan sangat memengaruhi tingkat rasa nyeri yang dialami pasien," terang ketua peneliti Elizabeth Weiss, seperti dikutip dari Reuters, Senin.

Dalam studinya, Weiss mengamati 5.000 lansia berusia 45-79 tahun yang ikut serta dalam studi National Institutes of Health Osteoarthritis Initiative.

Sebanyak 1.390 peserta sudah dididiagnosis osteoarthritis lutut, 3.284 tidak mengalami osteoarthritis tetapi berisiko, sisanya 122 orang tidak memiliki faktor risiko osteoarthritis.

Weiss melakukan pemeriksaan dengan sinar-X untuk melihat keparahan arthritis pasien dan menggunakan catatan kesehatan peserta untuk mengamati BMI peserta. Ia menemukan pasien dengan BMI lebih tinggi merasakan nyeri yang lebih parah ketimbang pasien dengan BMI normal.

"Kelebihan berat badan bisa menambah jumlah tekanan pada sendi untuk menahan beban di lutut, sedangkan kemampuan tulang rawan pelindung sendi mulai menurun. Sehingga saat bergerak sendi akan terasa lebih sakit," kata Weiss yang merupakan seorang antropolog.

Oleh karena itu, dikatakan Weiss meskipun osteoarthritis merupakan penyakit progresif dan efeknya bersifat permanen, setidaknya dengan menurunkan berat badan, rasa nyeri bisa diminimalisir. Selain itu, perlu juga diperhatikan terapi fisik dan konsumsi obat anti-inflamasi untuk mengurangi nyeri.

"Jika olahraga sulit dilakukan untuk menurunkan berat badan. Anda bisa mencoba mengatur pola makan atau melakukan kegiatan sehari-hari yang sederhana, misalnya lebih sering menggunakan tangga ketimbang lift," ucap Weiss. (dth/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
Trio Ambisi Guncang PRSU ke 50

Trio Ambisi Guncang PRSU ke 50

Medan(harianSIB.com)Malam di panggung utama Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50 berubah menjadi ruang penuh nostalgia ketika Trio Ambisi