Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 11 Juni 2026

Sering Marah Bikin Gampang Jatuh Sakit

* Lebih Bahagia dengan Sayur dan Buah
- Minggu, 31 Maret 2019 19:21 WIB
371 view
Sering Marah Bikin Gampang Jatuh Sakit
Ilustrasi
Marah memang salah satu bentuk emosi. Namun, bila amarah mudah sekali terpancing malah bisa banyak merugikan diri sendiri. Aneka masalah kesehatan lebih dekat dengan orang yang suka marah-marah.

Seperti dilansir dari Mag for Women, berikut sejumlah masalah kesehatan yang dapat muncul ketika kamu sering marah.

Pertama, saat marah, kadar asam lambung meningkat sehingga menimbulkan berbagai gangguan pencernaan mulai dari refluks asam, maag atau sembelit.

Kemudian orang yang pemarah juga biasanya sering mengeluh sakit kepala. Pasalnya, terlalu emosional meningkatkan tekanan darah di kepala sehingga bisa memicu pusing atau migrain.

Yang lebih serius lagi, dapat menimbulkan stres yang meningkatkan risiko penyakit jantung. Bahkan penelitian juga membuktikan kalau orang yang mudah marah cenderung rentan terkena serangan jantung.

Dan ketika pikiran sudah terserang oleh stres kecenderungannya orang akan memasuki fase depresi, tubuh pun rentan terkena berbagai macam penyakit.

Tekanan darah juga bisa meningkat pada orang yang suka marah. Tubuh perlu menjaga tekanan darah dalam kondisi normal agar tidak memicu masalah kesehatan lainnya seperti rentan terhadap perasaan cemas akan hal-hal sepele. Hal ini dapat memicu munculnya serangan kecemasan yang mampu mengganggu aktivitas sehari-hari.

Sistem imun (kekebalan tubuh) seseorang bisa menurun ketika dia mudah marah. Hal ini dapat memicu berbagai macam penyakit seperti sering demam, flu, atau batuk.

Amarah harus dikendalikan karena selain membahayakan kesehatan, terlalu sering marah juga bisa membahayakan hubungan dengan orang lain.

BAHAGIA DENGAN SAYUR DAN BUAH
Manfaat kesehatan dari konsumsi sayur dan buah bukan rahasia lagi. Sayur dan buah sudah dikenal ampuh membuat tubuh lebih sehat secara fisik. Namun sayur dan buah juga membawa kesehatan mental.

Sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti Australia menemukan adanya peningkatan kebahagiaan setelah memperbanyak konsumsi buah dan sayur.

"Analisa kami menunjukkan bahwa peningkatan konsumsi buah dan sayuran terkait dengan peningkatan kesejahteraan mental," ujar peneliti seperti dikutip CNN. Kepuasan hidup itu, lanjut mereka, bisa mencakup periode lima tahun.

Para peneliti memprediksi, menambahkan satu porsi buah dan sayur dalam diet harian mampu meningkatkan kesehatan mental seseorang. Satu porsi sama dengan satu cangkir atau satu kepalan tangan sayuran mentah, setengah cangkir sayuran matang, dan sepotong buah utuh.

"Hal ini menggembirakan. Karena, mungkin, salah satu cara untuk meningkatkan kesehatan mental itu cukup sederhana seperti makan sepotong buah ekstra setiap hari," ujar peneliti.

Beberapa pihak lain juga telah melakukan uji coba terkait hal serupa. Di Selandia Baru, misalnya, yang menemukan bahwa motivasi seseorang kian meningkat dalam kelompok masyarakat dewasa muda yang mengonsumsi dua porsi ekstra buah dan sayur setiap hari selama dua pekan.

Namun, hasil studi tak mampu mengungkapkan hubungan sebab akibat dari konsumsi buah dan sayur dengan peningkatan kesehatan mental.

Untuk itu, peneliti merasa perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk melacak hubungan dari beragam jenis makanan dengan kesehatan mental seseorang. (R1/l)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru