Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 10 Februari 2026

Tak Hanya Merokok ! Ini Penyebab Lain Kanker Paru-Paru

Robert Banjarnahor - Sabtu, 08 Februari 2025 10:28 WIB
45 view
Tak Hanya Merokok ! Ini Penyebab Lain Kanker Paru-Paru
Ist/SNN
Ilustrasi kanker paru.
Jakarta(harianSIB.com)

Kanker paru-paru adalah gangguan kesehatan yang disebabkan oleh pertumbuhan jaringan abnormal di paru-paru, yang mengganggu fungsi organ tersebut.

Di Indonesia, kanker paru-paru menjadi salah satu jenis kanker dengan kasus terbanyak. Menurut data Global Cancer Observatory (GLOBOCAN) tahun 2020, kanker paru-paru menempati peringkat ketiga sebagai kanker paling umum, setelah kanker payudara.

Dokter spesialis bedah torak, jantung, dan kardiovaskular di Northern Heart Hospital Penang, Prof. Dato' Dr. Basheer Ahamed Bin Abdul Kareem, mengungkapkan bahwa penyebab kanker paru-paru tidak hanya berasal dari kebiasaan merokok. Faktanya, banyak penderita kanker paru-paru justru bukan perokok.

"Memang, kebiasaan merokok aktif menjadi pemicu utama kanker paru-paru. Namun, ada banyak kasus di mana orang yang tidak merokok juga mengalami penyakit ini," ujar Dato' Dr. Basheer kepada CNBC Indonesia.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa penyebab kanker paru paru selain merokok kasusnya cukup tinggi dengan angka persentase 85-90%. Ukurannya besar, pertumbuhannya cepat, menyebar luas dan pengobatannya lebih sulit dilakukan.

Sementara itu, ada biang kerok lain dari penyebab kondisi ini, yakni paparan polusi udara, memiliki keluarga yang juga menderita kanker paru, bekerja maupun tinggal di lingkungan yang tercemar zat beracun karsinogen. Beberapa zat karsinogen itu seperti asbes, eter, hidrokarbon polisiklik aromatik, dan zat arsen anorganik.

Sayangnya, kebanyakan kasus kanker paru-paru baru dikenali pada stadium lanjut. Padahal skrining yang dilakukan sedini mungkin pada orang yang berisiko akan meningkatkan peluang kesembuhan kondisi ini.

* Gejala Kanker Paru-Paru

Pada awalnya penderita kanker paru-paru jarang sekali menyadari kondisi ini, karena tidak bergejala atau salah dikenali sebagai infeksi saluran napas biasa. Beberapa gejala yang biasa dikeluhkan, yakni batuk yang berkepanjangan, batuk darah, dada nyeri, lemas, turunnya berat badan yang drastis dan sering mengalami infeksi paru-paru.(*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru