Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 23 Oktober 2026

Murni Teguh Memorial Hospital Hadirkan Teknologi Bedah Robotik Pertama di Sumatera

Leo Bastari Bukit - Rabu, 11 Maret 2026 19:09 WIB
9.409 view
Murni Teguh Memorial Hospital Hadirkan Teknologi Bedah Robotik Pertama di Sumatera
Foto Dok/M Lubis
FOTO BERSAMA: Presiden Direktur PT Murni Sadar Tbk Dr dr Mutiara MHA MKT foto bersama dengan lainnya usai MTMH menghadirkan teknologi Robotic Surgery atau bedah robotik sebagai inovasi terbaru dalam layanan medis, Selasa (10/3/2026).

"Jika 50 persen saja masyarakat kita berobat di dalam negeri, maka devisa negara tidak semuanya mengalir ke luar negeri. Karena itu kita harus bergerak bersama. Bukan hanya Murni Teguh, saya juga selalu mengimbau seluruh rumah sakit di Kota Medan untuk maju bersama agar pasien tidak perlu lagi berobat ke luar negeri," ujarnya kepada wartawan melalui keterangan tertulis, Rabu (11/3/2026).

Ia menjelaskan, teknologi robotic surgery sebenarnya sudah lama digunakan di berbagai rumah sakit di luar negeri, namun di Indonesia penggunaannya masih terbatas.

"Operasi dengan robotic surgery memiliki presisi tinggi, sayatan lebih kecil, dan proses penyembuhan biasanya lebih cepat. Kami memiliki dua unit mesin, satu untuk bedah jantung dan automed serta satu lagi untuk ortopedi atau tulang. Investasinya memang besar, tetapi kami melihat kebutuhan masyarakat agar tidak perlu lagi berobat jauh ke luar negeri dengan biaya yang lebih mahal," katanya.

Untuk mendukung layanan tersebut, MTMH juga telah mengirimkan sejumlah dokter mengikuti pelatihan di beberapa negara seperti China, Singapura, Thailand dan Taiwan.

Direktur MTMH, dr Tuan Juniar Situmorang menegaskan bahwa seluruh tindakan medis tetap berada di tangan dokter spesialis. "Sistem ini menjadi perpanjangan tangan dokter untuk meningkatkan presisi, stabilitas dan keamanan selama tindakan pembedahan," jelasnya.

Bedah robotik merupakan pengembangan dari metode laparoskopi yang telah digunakan di berbagai pusat medis dunia selama lebih dari tiga dekade.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru