Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 Juli 2026

Tradisi Umat Buddha Depok, Mandi di 7 Sumur Vihara Gayatri Saat Imlek

- Senin, 30 Januari 2017 22:02 WIB
1.612 view
Depok (SIB)- Menjelang perayaan Hari Raya Imlek 2568 pada Sabtu (28/1) warga membersihkan diri di Sumur 7 Vihara Gayatri. Kebiasaan ini sering dilakukan sebagian masyarakat yang beragama Buddha yang berada di Depok.

Menurut kepercayaan warga di sana,  keberadaan sumur yang memiliki tujuh titik mata air tersebut dapat mendatangkan rezeki. Sumur ini lah menjadi magnet tersendiri bagi pengunjung Vihara yang terletak di Tapos, Depok.

Bedasarkan informasi yang diperoleh, tujuh sumur yang terletak di bagian belakang vihara itu memiliki nama dan khasiat berbeda. Misalnya, di sumur pertama yang bernama Sri Ningsih tertulis memiliki kegunaan untuk menerangkan lahir batin.

Sumur kedua yang dinamai Sri Waras dipercaya berguna untuk sehat dan sentosa. Selanjutnya pada sumur ketiga, yakni Sri Lungguh untuk kedudukan drajat. Sedangkan sumur keempat, yaitu Sri Kunaratih Kumadjaya untuk cari jodoh.

"Sumur kelima sampai ketujuh, masing-masing bernama Sri Rejeki, Dewi Sri Mulyasari dan Sri Pontjo Warno. Sumur-sumur tadi dipercaya memiliki khasiat untuk memperlancar usaha cari rejeki, untuk pengobatan dan yang terakhir guna tolak malapetaka," ujar Darmawan (56), pengurus Vihara Gayatri, Jumat (27/1).

Tidak sekedar mandi, ada tata cara yang harus diikuti. Darmawan menerangkan, bagi umat yang akan mandi, pada masing-masing sumur umat harus menggayung tujuh kali dan mengguyurnya ke badan.

"Setelah selesai di sumur ketujuh, dilanjutkan ke kolam yang sudah disediakan dan menyelam sebanyak 8 kali. Terakhir, umat harus mengguyur badan sebanyak delapan gayung pada sumur yang terletak di tengah kolam. Satu gayung lagi dibawa ke kamar ganti untuk bilas setelah membuka baju," terangnya.

Umat juga tampak memasukkan uang koin pada masing-masing sumur sebagai salah satu syarat sembari memanjatkan doa.

Sementara itu, salah satu warga Tionghoa asal Jambi yang ditemui infonitas.com, Nita Anggraeni (41) mengaku sudah menjadi tradisi dirinya dengan keluarga mandi di sumur tujuh ini jelang Imlek. "Setiap selesai sembahyang, saya sama keluarga pasti mandi dulu di sumur ini," kata Nita yang datang bersama enam anggota keluarganya.

Ia memaknai mandi di sumur tujuh itu sebagai ajang untuk membersihkan diri jelang datangnya Imlek. "Saya mohon ketenangan diri dan kesehatan. Sudah tradisi keluarga selain kumpul dan makan bersama," jelasnya. (infonitas.com/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru