Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 Juli 2026

DPD ICA Sumut akan Kembangkan Kuliner Tradisional Dukung Pariwisata Danau Toba

- Senin, 06 Februari 2017 20:07 WIB
680 view
Medan (SIB) -Langkah pemerintah  mengembangkan destinasi Danau Toba menjadi salah satu daerah pariwisata dunia karena keindahan panorama alamnya,  dipastikan akan mengangkat taraf hidup masyarakat yang bermukim di kawasan Danau Toba yang dikelilingi 7 kabupaten. Kesiapan yang saat ini tengah digodok pemerintah pusat melalui pembentukan Badan Otorita Danau Toba, sebuah langkah yang sangat baik dan sangat menjanjikan.

"Hal itu merupakan salah satu kajian positif dalam membangun pariwisata bertaraf internasional," papar Ketua  DPD ICA (Indonesian Chef Assosiation) Sumut Hasan Basri kepada SIB di Medan, Rabu (1/2) menyikapi kesiapan DPD ICA Sumut  mendukung program pemerintah yang akan menjadikan Danau Toba menjadi Morako  Indonesia sebagai tujuan wisata dunia.

Selaku profesional di bidang kuliner, kata Hasan Basri  DPD ICA yang kini memiliki 250 anggota di Sumut siap mendukung pengembangan pariwisata di bidang kuliner. Kalau bicara pariwisata kata dia tidak terlepas dari siapnya kuliner yang akan disajikan pada pengunjung yang datang ke daerah wisata.

Menurutnya, Danau Toba jangan sekedar mengandalkan keindahan objeknya saja, tapi lebih makro lagi pembangunan  infrastruktur, SDM, pemerintahan yang peduli lingkungan serta pengembangan kuliner daerah harus dapat dikemas menjadi makanan  bertaraf nasional serta internasional juga halal.

DPD ICA Sumut kata Hasan Basri siap membantu kabupaten/ kota melaksanakan pelatihan terhadap pengusaha-pengusaha kuliner di daerah sehingga dalam menyiapkan kuliner daerah dapat memenuhi standarisasi  internasional serta berlabel halal.

Pria yang  alumni   Nasional Hotel Institut Bandung ini optimis dengan pengembangan kuliner daerah Sumut dari berbagai etnis ini akan mampu memberikan corak yang khas dalam pengembangan pariwisata Sumut.

Dia juga menyontohkan, bicara Danau Toba tentu salah satu  makanan khasnya misalnya arsik dan naniura. Makanan khas ini dapat dikemas dengan olahan makanan halal serta bertaraf internasional.

Tentunya, bila bicara tentang kuliner, kata Hasan Basri telah bekerja di Bandung,Singapore ,Batam dan Medan itu,seorang chef sudah pasti memiliki pengetahuan tentang gizi sehingga akan mampu menyajikan makanan yang diinginkan konsumennya.

Sebagai putra Sumut,  Hasan Basri merasa terpanggil untuk memberikan pengetahuan kuliner kepada para pengusaha kuliner di daerah melalui pelatihan yang diselenggarakan pemerintah daerah,sehingga setiap komponen  di masyarakat mampu berkontribusi  mewujudkan pariwisata dunia Danau Toba.

"DPD ICA Sumut saat ini memiliki sekretariat di Jalan Denai Medan," ucap Hasan Basri yang saat ini sebagai konsultan resto itu.

Dia juga mengimbau masyarakat yang membidangi kuliner agar lebih bersiap  melakukan berbagai inovasi kuliner dan tetap mau belajar agar kuliner daerah dapat memeroleh standarisasi makanan bertaraf internasional serta halal,sebagai dukungan semakin cepatnya destinasi Danau Toba yang menjadi kebanggaan Sumut itu. (A05/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru