Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 03 Mei 2026

Komunitas Generasi Milenial Cerdas Methodist 7 Medan Beranggotakan Intelektual dari Seluruh Indonesia

- Senin, 15 Juli 2019 17:52 WIB
2.696 view
Komunitas Generasi Milenial Cerdas Methodist 7 Medan Beranggotakan Intelektual dari Seluruh Indonesia
SIB/Dok
Komunitas Generasi Milenial Cerdas : Pimpinan Methodist 7 Erison Sitorus bersama sebagian calon anggota Komunitas Generasi Milenial Cerdas saat memeringati acara di sekolah. Terlihat Kepala SMA Methodist 7 Saiful Juni Panjaitan, KTU Diren Siregar.
Medan (SIB) -Pimpinan Methodist 7 Erison Sitorus merangkum generasi muda brilian dalam satu wadah: Komunitas Generasi Milenial Cerdas. Anggotanya adalah para intelektual muda kampus dari seluruh Indonesia. Alasan membuat wadah tersebut agar kaum milenial yang pintar, punya visi membangun Indonesia, saling sharing dan bertopang tangan dalam membangun spirit hingga generasi juniornya terinspirasi melakukan hal serupa yakni mengupayakan yang terbaik.

Via jejaring sosial, Sabtu (13/7), pria ahli teknologi digital itu menjelaskan, langkah awal anggota komunitas adalah mantan siswa dari sekolah yang beralamat di Perguruan Methodist 7 Jalan Madong Lubis No 7, Sidodadi-Medan Timur, Medan tersebut.

"Tiap tahun, ada puluhan siswa yang masuk PTN di seluruh Indonesia. Mereka adalah generasi muda pintar. Tahun 2019, dari 73 lulusan, ada lebih dari 27 siswa masuk PTN di Tanah Air. Kami berkomunikasi. Mereka kemudian diarahkan untuk saling sharing dalam mengisi kualitas guna memenangi persaingan dalam Revolusi Industri 4.0 yang sekarang masuk pada gelombang revolusi 5.0," ujar Erison Sitorus.

Dampingi Koordinator Bimbingan Penyuluhan Methodist 7 Pdt Robert Sihombing MTh, Kepala SMA Methodist 7 Saiful Juni Panjaitan, Kepala SMP Methodist 7 Jassin Sianturi, Kepala SD Methodist 7 Poltak Simorangkir, KTU SMA Methodist 7 Medan Diren Siregar dan Ketua Yayasan Daun Palem Indonesia Tunggul Sitorus, Erison Sitorus mengatakan kaum milenial dari Sumatera Utara tak kalah pintar dari pelajar di Jawa. "Pintarnya harus diarahkan bersama. Orang-orang pintar itu dibina dalam wadah berlandaskan moral agama. Niscaya, kelak akan lahir pemimpin bangsa berintegritas," harapnya.

Ia menyebut sejumlah alumni SMA Methodist 7 Medan yang tahun 2019 masuk PTN di Indonesia seperti Timothy Simanjuntak masuk ke Universitas Negeri Surabaya jurusan Teknik Informatika, Yohana Sidauruk (Universitas Lampung - Teknik Pertanian), Yeremia Siregar lulus ke Universitas Indonesia, Putri Andini Hutagalung (Universitas Brawijaya - Biologi), Rahul Efendi Siregar (USU - Agribisnis), Kevin Andreas Aritonang (USU - Ekonomi), Immanuel Wibowo (Udayana, Bali - Hukum), Dinda Manurung (Universitas Lampung - Teknik Elektro), Felix O Sidauruk (UPR - Fisika), Andreas Putra Sinaga (USU - Adm Bisnis), Rahul Alfredo Siboro (ISI Yogyakarta - Musik), Novandi Sianturi (Undip Semarang - Fisika), Reynaldo Manik (ISI Yogyakarta - Musik).

"Mereka akan studi di rantau, jauh dari orangtua. Harus dibekali moral agama berbasis intelektual. Komunitas Generasi Milenial Cerdas adalah wadah berkomunikasi via digital," tambah Erison Sitorus sambil menyebut sejumlah nama anggota komunitas yang masuk ke Unimed Medan di ragam fakultas seperti Jelita Martha Tamba dan Mega Sanusi Tambunan.

Erison Sitorus memastikan anggota komunitas itu berasal dari latar belakang disiplin ilmu berbeda tapi memiliki satu tekad. "Ada juga yang berlatar belakang disiplin TNI/Polri dan di institusi kedinasan dalam cakupan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semua diarahkan untuk berguna bagi bangsa dan negara," sudah ada yang jenderal dan eksekutif dengan jabatan vital. Ada pertemuan dengan para senioren untuk saling menguatkan tekad pengabdian," simpulnya. (R9/f)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru