Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 02 Mei 2026

Perawatan Mobil Klasik Lebih Mudah

Redaksi - Senin, 17 Februari 2020 22:09 WIB
277 view
Perawatan Mobil Klasik Lebih Mudah
Komunitas VW
Menjadi anggota Volkswagen tidak membedakan suku, agama dan ras apapun. Siapapun yang ingin bergabung, sangat dibuka lebar, karena sejatinya komunitas tersebut ingin merangkul saudara-saudara sesama pecinta mobil klasik tersebut.

Ketua Khatulistiwa Volkswagen Club, Agus Mulyadi juga mengatakan bahwa alasan ia menyukai mobil Vw karena adanya rasa ingin sejak kecil untuk memiliki mobil unik dan klasik tersebut. Dalam mencari sparepart juga tidak terlalu sulit. Dimana, mengurus mobil Vw juga sama seperti mobil-mobil lainnya, dan juga lebih mudah dalam merawatnya.

"Saya contohkan kalau merawat mobil lain itu ada tiga komponen, artinya di situ ada oli, minyak dan air. Kalau di Vw, hanya minyak dengan oli saja, berarti sudah hilang satu komponennya," sebut Agus.

Untuk kegiatan, komunitas Vw sering tampil dalam even dan juga kegiatan jambore nasional. Seperti komunitas pada umumnya, Vw juga sering melakukan touring bersama, ke berbagai daerah di Kalbar, nasional maupun ke luar negeri. Selain itu juga ada kegiatan bakti sosial, yang bisa berbagi untuk sesama. Jadi, bagi kamu yang punya mobil Vw bisa langsung bergabung hanya dengan syarat memiliki mobil Vw tersebut.

Terpisah, pengelola Hauwke's Auto Gallery, Laurent Setjodiningrat, di Jakarta baru-baru ini berpendapat, bicara perawatan mobil klasik tidaklah mahal. Dijelaskan Laurent, mobil-mobil klasik justru lebih mudah dirawat dibanding mobil-mobil modern, sebab komponennya masih mengandalkan sistem mekanikal. Beda dengan produk-produk mobil zaman sekarang yang sudah memakai sistem elektronik, yang rumit.

"Karena semua komponennya masih mekanikal, nggak ada komputer nggak ada apa-apa. Sebetulnya nggak ribet-ribet amat, semua masih pakai karburator. Istilahnya nggak bikin pusing," lanjut Laurent yang merawat sekitar 60-an unit mobil klasik berbagai merek di galerinya.

Lanjut Laurent, untuk perawatan, baik mobil Eropa maupun Amerika, secara teknis kurang lebih sama. Kecuali part karburator, kalau Eropa, sama Amerika itu pasti beda. "Nah itu kadang kalau kita suruh bongkar karburator dari Eropa itu agak ribet. Nggak semua orang dan mekanik bisa. Jadi enaknya kalau di luar negeri itu ada sistem exchange, jadi bisa tukar karburator lama dengan karburator yang sudah direstorasi. Jadi tinggal swap aja sama mereka, kita tinggal bayar charge dan dikurangi dengan harga karburator kita. Jadi nggak semahal kalau beli baru," terangnya lagi. (komunita.id/detikoto/f)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru