Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 24 Oktober 2026

Usai Dirampok, Nani Br Samosir Tangkap Seorang Bandit di Medan

- Senin, 16 Juni 2014 13:25 WIB
2.086 view
 Usai Dirampok, Nani Br Samosir Tangkap Seorang Bandit di Medan
SIB/Roy Damanik
/d) INTEROGASI: Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Agus Sobarnapraja SH (kiri), sedang menginterogasi tersangka (tengah) di Mako Polsek Medan Area, Minggu (15/6).
Medan (SIB)- Satu dari 2 tersangka perampok, DSD (26) warga Jalan Pertahanan Patumbak, ditangkap setelah merampas tas milik Nani boru Samosir (23) warga Asrama Polisi Pasar Merah, Minggu (15/6).

Informasi dihimpun, sore itu Nani mengendarai sepedamotor Mio Soul menuju tempat kerjaannya di Aksara Plaza Jalan Aksara Medan Tembung. Setibanya di Jalan AR Hakim, DSD dan seorang temannya Bu (22) yang mengendarai sepedamotor memepet korban.

Bu pun merampas tas korban, HP, STNK, KTP dan langsung kabur. Korban langsung melakukan pengejaran terhadap kedua bandit itu hingga ke Jalan Denai, sembari berteriak rampok. Akhirnya korban menemukan sepedamotor tersangka di Jalan Denai Gg Sekolah. Ia melihat kedua bandit itu mencoba melompati tembok dan meninggalkan sepedamotornya.

Korban pun berteriak rampok, sehingga warga sekitar memadati lokasi. Bu berhasil kabur memanjat tembok, sedangkan kerah baju DSD berhasil dicengkram korban. Warga sekitar saat itu juga menangkap tersangka dan menghakiminya. Warga yang emosi berusaha membakar tersangka.

Nyawa tersangka berhasil diselamatkan korban, yang meminta ke warga supaya DSD jangan dihakimi dan dibakar. Warga pun melaporkannya ke pihak kepolisian. Tak lama, personil Reskrim Polsek Medan Area memboyong tersangka ke Mako beserta korbannya untuk dimintai keterangannya.

Nani ketika diwawancarai SIB di Polsek Medan Area mengaku, nekat melakukan pengejaran terhadap tersangka karena trauma atas perampokan itu. "Saya trauma, karena sebelumnya saya pernah dirampok di daerah Pasar Merah. Pelaku berhasil merampas kalung emas saya. Ini perampokan yang kedua, sehingga saya nekat melakukan pengejaran terhadap perampok itu," akunya.

DSD ketika ditanyai wartawan mengaku sudah 2 kali melakukan aksi jambret. "Sekira 2 minggu lalu aku dan Bu merampas tas di komplek Asia Mega Mas. Saat itu kami mengendarai sepedamotor dan aku jokinya," ungkapnya.

Kapolsek Medan Area, Kompol Rama S Putra SIK MSi MH melalui Kanit Reskrim, Iptu Agus Sobarnapraja SH ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya saat ini masih mengembangkan kasusnya. "Tersangka diduga kuat pemain lama, yang sering melakukan aksi jambret di Kota Medan dan sekitarnya. Petugas kita masih melakukan pengejaran terhadap Bu yang berhasil kabur, serta mencari sepedamotor yang dipakai tersangka untuk melancarkan aksinya," ujarnya.

Jambret Ditangkap

Satu dari 2 tersangka jambret, IP (21) warga Jalan Menteng 7 Kelurahan Menteng, Kecamatan Medan Denai, ditangkap personil Reskrim Polsek Medan Area di bawah jembatan Sungai Denai Jalan Denai, Minggu (15/6) dini hari, usai merampas kalung emas milik Nurita Silitonga (54) warga Jalan Kiwi Raya Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Kepada SIB, tersangka mengaku nekat menjambret lantaran sedang butuh uang untuk biaya sekolah adiknya. "Aku butuh uang untuk membantu biaya sekolah adikku. Sebelumnya aku bekerja sebagai buruh bangunan, dan selama ini bisa membiayai uang sekolah adikku. Saat ini aku menganggur, dan diajak Al untuk menjambret," aku pria yang mengaku pengguna sabu itu.  (A24)


Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru