Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 24 Oktober 2026

Seorang IRT Tewas di Tanjung Morawa

*Keluarga Korban Curiga
- Kamis, 19 Juni 2014 12:41 WIB
444 view
 Seorang IRT Tewas di Tanjung Morawa
Medan (SIB)- Seorang ibu rumah tangga (IRT), Rozalia (22) warga Jalan Denai Gg Buntu Kelurahan TSM II, Kecamatan Medan Denai, tewas saat bekerja di perusahaan meubel di daerah Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang, Selasa (17/6).

Keluarga Rozalia mencurigai kematian ibu muda tersebut, lantaran semasa hidupnya tak memiliki riwayat penyakit.  Untuk memastikan penyebab kematian wanita itu, keluarga korban membawa jenazah Rozalia ke Instalasi Jenazah RSU dr Pirngadi Medan, untuk dilakukan otopsi, Rabu siang (18/6).

    Keterangan yang dihimpun SIB di rumah duka, Jalan Denai Gg Buntu, Rozalia tewas Selasa sekira pukul 16.00 WIB. Saat itu Rozalia baru masuk bekerja di perusahaan meubel tersebut. Saat itu Rozalia memperbaiki tempat tidur di perusahaan tersebut. Tiba-tiba, ia terjatuh dan langsung pingsan. Rekan Rozalia saat itu juga melarikan wanita itu ke rumah sakit terdekat.

Eko Surya (42), yang merupakan mandor di tempat Rozalia bekerja mengatakan, korban baru sehari bekerja dengan upah Rp 45 ribu perharinya  dan kematian Rozalia membuatnya terkejut. "Saya pribadi sangat terkejut. Kematian karyawan baru ini dilaporkan pegawai yang lain ke saya," ujarnya.

"Adikku tidak ada mengidap penyakit apa pun dan ia selama ini sehat-sehat aja. Kami sekeluarga sangat curiga. Beberapa waktu lalu Rozalia pernah mengeluh, lantaran sering dipukuli suaminya serta tidak diberi makan. Sebagai abang, aku cuma bisa nasehati dia supaya bisa sabar karena itu merupakan masalah rumah tangga," ungkap Andre (26), abang kandung Rozalia.

Lilis (50), ibu kandung Rozalia sangat terpukul dengan kematian putri ke 3 dari 5 bersaudara itu dan hanya dapat meratapi jasad putrinya. "Tiap minggu putri saya sering datang ke rumah. Semenjak nikah 2 tahun lalu, putri saya tinggal bersama suaminya di Tanjung Morawa. Setiap datang ke rumah, ia selalu mengeluh mengenai rumah tangganya dan sering dipukul suaminya," jelas wanita paruh baya tersebut.

Pihak keluarga korban yang curiga, langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Medan Area. Namun karena lokasinya di luar daerah hukum, polisi mengarahkan keluarga korban melaporkannya ke Polsek Tanjung Morawa. (A24/d)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru