Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 24 Oktober 2026

Renia Br Siregar Tewas dengan Leher Terputus

- Sabtu, 21 Juni 2014 10:58 WIB
801 view
 Renia Br Siregar Tewas dengan Leher Terputus
Pasir Pengaraian (SIB)- Renia Br Siregar (40), warga Desa Muara Jaya, Kecamatan Kepenuhan Hulu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Provinsi Riau, tewas mengenaskan dengan leher terputus setelah di Perumahan PT Eluan Mahkota (EMA) Blok E Divisi I, Kamis (19/6).

Usai dilakukan visum di RSUD Rohul, Pasir Pengaraian, Jumat (20/6) sekira pukul 14.00 WIB, jenazah korban dibawa keluarganya ke Desa Harian Boho Kecamatan Harian Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, untuk dikebumikan.

Marulak Habeahan (23), anak kandung korban, menjelaskan, peristiwa itu berawal ketika mobil pembawa air yang disediakan perusahaan (PT EMA-red) untuk para karyawan dan keluarga datang ke lokasi kejadian. Saat warga termasuk dirinya mengantre air,  dua pemuda, R (22) dan Ri (18) berkelahi, dan ia mencoba melerai perkelahian itu. Sopir mungkin agak emosi dan meninggalkan lokasi sambil membuang air di jalan. Diduga tidak jadi mendapatkan air, S, isteri pelaku dan keluarganya marah sambil menendang ember di sekitar TKP, dan mengeluarkan kata kasar terhadap korban. Korban yang tidak terima balik mengumpat. “Kenapa kamu (S) marah terhadap saya, sopir yang membuang air tetapi marahnya kepada saya,” ungkap anak pertama korban mengulangi  ucapan ibunya. Isteri pelaku tidak menanggapinya malah terus memaki-maki korban. Tidak tega melihat ibunya (korban-red) terus dihina, Marulak menasihati isteri pelaku agar tidak berlaku kasar terhadap ibunya yang tidak tahu permasalahan, namun ia juga mendapat kata-kata kasar dari isteri pelaku. Sementara itu, pelaku yang mendengar isterinya  marah-marah dan menantang Marulak untuk berkelahi. Pelaku beranjak dan ternyata mengambil parang dari rumahnya, lalu mengejar Marulak. Saat mereka kejar-kejaran itulah, korban datang mungkin bermaksud menolongnya. Pelaku, melampiaskan kemarahannya dan menebas korban pada bagian leher hingga terputus.

Setelah itu pelaku sempat melarikan diri, namun berhasil ditangkap seorang warga, Pak Sianturi  dan diserahkan kepada bagian keamanan perusahaan, serta diamankan ke Polsek. Ditanya, apakah sebelumnya ada permasalahan dengan si pelaku, Marulak dengan tegas mengatakan tidak ada dan selama ini hubungan  mereka sekeluarga dengan pelaku yang masih bertetangga akur-akur saja. 

Kapores Rokan Hulu AKBP H Ony Trimurti Nugroho SE SIK MH, melalui Kapolsek Kepenuhan, AKP Fatman yang dihubungi melalui ponselnya, kepada SIB menjelaskan, saat ini pelaku Rdw, telah diamankan di Mapolsek. Anggota Polsek telah mendatangi TKP dan memeriksa saksi dan korban selanjutnya dibawa ke RSUD Pasir Pengaraian. Kasus tersebut saat ini dalam pengembangan,” terang Fatman. (F6/d)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru