Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 24 Oktober 2026

Arfiand Tewas Usai Pelatihan Cinta Alam, Kepsek dan Guru SMA 3 Jakarta Dipanggil Kadis Pendidikan DKI

*Plt Gubernur DKI Berang
- Selasa, 24 Juni 2014 15:18 WIB
320 view
  Arfiand Tewas Usai Pelatihan Cinta Alam, Kepsek dan Guru SMA 3 Jakarta Dipanggil Kadis Pendidikan DKI
Jakarta (SIB)- Arfiand Caesar Irhami (16) meninggal dunia usai mengikuti pelatihan pecinta alam SMA 3 Jakarta di Tangkuban Perahu. Tragedi memilukan ini memancing perhatian publik. Tak heran bila Pemprov DKI juga mengambil tindakan. Kepsek dan guru SMA 3 dipanggil.

"Ini lagi ketemuan sama SMA 3," kata Kadis Pendidikan DKI Lastro Marbun saat dikonfirmasi, Senin (23/6). Pertemuan digelar di Kantor Dinas di Gatot Subroto, Jakarta.

Belum diketahui apa yang dibahas. Pastinya kasus ini juga mengundang kemarahan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok. Bahkan Ahok meminta agar diberikan sanksi keras.

Tak boleh lagi ada kekerasan di sekolah negeri. Apalagi yang mengatasnamakan senioritas. Menurut Ahok uang rakyat tak pantas digunakan untuk bullying atau kekerasan.    

SMA 3 Jakarta Berduka

SMA 3 Jakarta berduka atas tewasnya Arfiand Caesar Irhami (16) yang tewas usai mengikuti kegiatan pecinta alam di sekolahnya. Untuk sementara eskul pecinta alam dibekukan menyusul tragedi yang dialami Arfiand.

"Saya juga merasa sedih dan berduka karena merasa kehilangan anak. Hasil tadi memutuskan kegiatan ini dibekukan," terang Kepsek SMA 3 Jakarta Ni Ketut Diah Chaerani di Kantor Dinas Pendidikan di Gatot Subroto, Jakarta, Senin (23/6).

Menurut Diah, dirinya baru mengetahui soal insiden yang dialami Arfiand. Kegiatan eskul itu pada dasarnya guna mengembangkan kemampuan siswa.
"Di sekolah selalu ada kegiatan pengembangan. Saya tahu sebatas kegiatan Osis. Itu adalah kegiatan rutinan sudah 36 tahun berjalan," tambahnya.

Dalam acara pelantikan itu, dikawal juga dua guru pembimbing. Ada 10 anak kelas X dan 17 siswa senior. Namun sepenuhnya pihak sekolah menyerahkan penanganan kasus Arfiand ke kepolisian.

Ahok Beri Ancam Sanksi


Kepsek SMA 3 Jakarta Ni Ketut Diah Chaerani diminta menjelaskan soal insiden tewasnya Arfiand Caesar Irhami (16) dalam kegiatan pecinta alam sekolah itu.

Tak hanya itu saja, Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok juga berang atas kasus itu. Dia bahkan mengancam untuk memecat pihak sekolah yang terlibat. Apa kata Kepsek?

"Semua kembali ke kepala dinas pendidikan," ujarnya di kantor dinas di Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin (23/6).

Menurutnya, dirinya menyerahkan dan siap berkoordinasi dengan polisi. Pastinya dia menegaskan tak ada perpeloncoan di acara pelantikan pecinta alam itu. Luka lebam yang dialami kemungkinan karena ransel yang berat.

"Saya menunggu hasil kepolisian. Sesuai arahan kepala dinas saya terus berkoordinasi dengan kepolisian. Untuk tindak lanjutnya kami serahkan ke kepolisian. Jika harus diproses hukum maka kami terbuka untuk itu. (detikcom/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru