Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 24 Oktober 2026

Guru Dijambret, Bidan Disatroni Maling di Lubuk Pakam

- Selasa, 01 Juli 2014 10:34 WIB
440 view
 Guru Dijambret, Bidan Disatroni Maling di Lubuk Pakam
Lubuk Pakam (SIB)- Seorang guru SLTA Ira (43) warga Desa Pagar Jati Lubuk Pakam dijambret 2 pemuda yang mengendarai sepeda motor di kawasan jalan Siantar Desa Pagar Jati, Minggu (29/6) sekitar pukul 20.00 WIB. Akibat kejadian itu korban kehilangan sebuah tas yang berisi uang dan hp.

Keterangan dihimpun SIB di TKP menyebutkan, saat itu korban baru pulang dari Perbaungan dengan mengendarai angkot dan setelah sampai di kawasan Jalinsum jalan Siantar Desa Pagar Jati korban turun dan membayar ongkos kepada supir.

Setelah membayar ongkos, korban berjalan menuju rumah namun saat itu ia dihampiri dua pria yang mengendarai sepeda motor langsung menjambret tas korban dan sempat terjadi tarik-tarikan tas namun kedua pria itu menolakkan korban sehingga tersungkur ke aspal.

“Saya terkejut setelah tas saya ditarik kedua pria itu saya sempat menjerit namun kedua pria menolakkan dirinya dan langsung tancap gas membawa tas menuju simpang empat Pakam dan kejahatan di kawasan ini selalu terjadi karena jalan gelap,” ucap Ira.

Sementara itu seorang bidan S Br Simamora yang tinggal di kawasan jalinsum jalan Siantar Desa Pagar Jati Lubuk Pakam  rumahnya disatroni maling, Minggu (29/6) sekitar pukul 04.00 WIB. Akibat kejadian itu satu unit sepeda motor Ninja warna hijau disikat dari rumahnya.

“Waktu itu saya tidur sekitar pukul  03.00 namun ketika bangun sepeda motor yang diparkir di depan rumah sudah hilang padahal rumah kita memakai pagar besi dan gemboknya dipecah, sadis benar maling itu,” ucap korban.

Kapolres Deli Serdang AKBP Dicky ketika dihubungi Wartawan soal maraknya kejahatan menjelang puasa Ramadhan di kawasan Deli Serdang no coment. Sementara itu tokoh masyarakat Lubuk Pakam Syaban Sinambela ketika ditanya SIB membenarkan jika di kawasan jalinsum jalan Siantar Desa Pagar Jati Lubuk Pakam itu rawan kejahatan mulai dari simpang empat Lubuk Pakam sampai kawasan sungai ular Perbaungan.

“Sudah puluhan tahun saya tinggal di kawasan ini dimana kerap terjadi kejahatan seperti pencurian, perampokan dan pembunuhan karena di Kabupaten Deli Serdang cukup rawan tingkat kejahatan karena wilayahnya gelap seperti tidak ada penerangan,” kata Sinambela.

Untuk itu, kata Sinambela, selaku warga Lubuk Pakam Deli Serdang berharap kepada Bupati Deli Serdang yang baru dapat memperhatikan penerangan di wilayah Kabupaten Deli Serdang khususnya di kawasan jalinsum jalan Siantar Desa Pagar Jati Lubuk Pakam sehingga masyarakat yang melewati jalinsum tersebut merasa aman. (NO/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru