Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 24 Oktober 2026

Dianiaya Tetangga, Pasutri Lapor Polsekta Medan Timur

- Selasa, 01 Juli 2014 10:36 WIB
368 view
 Dianiaya Tetangga, Pasutri Lapor Polsekta Medan Timur
Medan (SIB)- Riski Raihan (23) warga Jalan Ampera, Medan Timur bersama isterinya Yusefana (21) yang tengah hamil 8 bulan mendatangi Polsekta Medan Timur, Senin (30/6).

Pasangan suami isteri (Pasutri) itu mengaku, datang ke kantor polisi untuk membuat pengaduan, terkait penganiayaan yang dilakukan tetangganya atasĀ  dirinya. Menurut keterangan korban, kasus penganiayaan itu bermula saat ia melarang sekelompok bocah yang main petasan.

"Kejadian bermula, Sabtu (28/6) kemarin bang. Kebetulan ibu saya kan sakit. Jadi ada anak-anak main petasan di depan rumah," kata korban, Senin (30/6). Karena merasa terganggu, pedagang mie aceh inipun kemudian menasehati beberapa bocah dimaksud. Tak disangka, diantara beberapa bocah terdapat sejumlah orang dewasa. Mereka adalah kakak beradik ADM dan AD.

"Mereka main petasannya hampir tengah malam bang. Setelah saya nasehati, mereka bubar," kata korban.

Karena merasa tidak ada lagi bocah yang main petasan, korban pun menutup pintu rumahnya. Singkat cerita, pada Minggu (29/6) subuh, korban yang baru saja melaksanakan sahur berangkat ke masjid yang ada di dekat rumahnya.

Sewaktu pulang dari mesjid, dua orang kakak beradik yang merasa dinasehati korban tiba-tiba muncul di tengah jalan.

"Waktu saya pulang shalat, saya dipanggil sama kakak beradik itu. Dikira mereka kemarin malam itu saya menasehati mereka. Padahal saya menasehati anak-anak itu," ujar korban. Merasa disepelekan, kedua pelaku dan sejumlah temannya kemudian mencekik korban.

"Saya tanda hanya dua orang bang. Mereka ADM dan AD. Yang mukuli saya ada sekitar 10 orang. Mereka ramai sekali kemarin," kata korban. Akibat kejadian ini, korban mengalami luka di sekujur tubuhnya.

Kanit Reskrim Polsekta Medan Timur, AKP Syarifur Rahman ketika dikonfirmasi mengatakan masih akan mengecek laporan korbannya.

"Saya belum lihat laporannya. Coba nanti akan saya cek dulu ya," ujar Syarifur singkat. (A12/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru