Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 24 Oktober 2026

Kasat Reskrim Geram Atas Aksi-aksi Perampokan di Labuhanbatu

*Ancam TEmbak di Tempat Pelaku Perampokan
- Selasa, 01 Juli 2014 10:37 WIB
323 view
 Kasat Reskrim Geram Atas Aksi-aksi Perampokan di Labuhanbatu
Rantauprapat (SIB)- Sejak Mei 2013 belum ada kasus perampokan yang terjadi di wilayah hukum Polres Labuhanbatu yang terungkap. Bahkan, pelaku yang hingga menembak korbannyapun tidak tertangkap. Belum diketahui pasti apa penyebab belum ada satupun penjahat jalanan yang sering disebut perampok yang ditangkap polisi.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Achmad Fauzi Dalimunte SIK yang menjabat pada Mei 2013, hingga kini belum pernah mengklaim telah menangkap pelaku perampokan. Dalam setiap paparan hasil tangkapan mereka terhadap sejumlah wartawan juga tidak pernah menyinggung adanya perampok yang telah ditangkap.

"Sejak Kapolres kita yang ini, belum ada pemaparan penangkapan perampok ya? Atau memang nggak ada hasil tangkapan? Padahal, Kasat Reskrimnya sudah 3 kali ganti," ungkap seorang wartawan di Rantauprapat, Senin (30/6).

Perampokan tragis hingga menciderai bapak dan anak bermarga Simanjuntak yang terjadi di Pamienke Kecamatan Aeknatas, Kabupaten Labuhanbatu Utara, beberapa bulan lalu, juga tidak terungkap. Padahal, pelaku menembak pipi korban hingga bolong, setelah disiksa dan diikat di kebun rambung daerah itu. Tiga pelaku perampok membawa kabur uang dan mobil baru merk Rush milik korban. Anehnya, polisi mengetahui pelaku adalah warga Aeknatas, dan 1 pelaku mantan pekerja kebun korban, tetapi hingga saat ini belum ada yang tertangkap.

"Setahu saya dari berita di koran, tahun 2014 ini sudah 6 kali aksi perampokan, berarti pelakunya akan terus mencari mangsa. Selama bulan Ramadhan ini apa bisa Kapolres yang katanya putera daerah menjaga tidak adanya perampokan?," tukas L Pasaribu, warga Labusel.

Aksi-aksi yang bukan main-main dan dipastikan mengancam hilangnya jiwa manusia itu dinilai perlu disikapi dengan baik.

"Pelakunya pakai senjata api. Kalau begitu harus diseriusi," katanya.

Data yang dihimpun wartawan, perampokan juga terjadi Jumat (20/6) sekira pukul 16:30 WIB, di Jalinsum Buluh Cina Kecamatan Bilah Hulu. Korban sempat menyelamatkan diri dari serangan tembakan, tetapi hingga kini pelaku belum tertangkap.

Kemudian, Senin (23/6) sekira pukul 14:00 WIB, Ketua MPC PP Labusel ditembak OTK saat mengemudikan mobilnya di wilayah Desa Seirumbia Labusel. Untung aksi itu tidak sampai memakan korban jiwa. Itupun pelaku belum terdeteksi keberadaannya.

Terakhir, sepedamotor milik pengacara yang dibawa pembantunya dirampok saat melintas di Desa N3 Kecamatan Bilah Hulu. Pelaku berhasil merampas sepedamotor yang dibawa, dan lagi- lagi pelaku belum berhasil diidentifikasi hingga kini?

Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Hendra Eko Triyulianto Sik yang baru bertugas satu minggu menggantikan AKP Fahrizal SIK sempat merasa geram atas aksi-aksi perampokan tersebut, Sabtu (28/6).

"Kalau saya ketemu, saya tembak ditempat aja itu pelakunya. Buat geram saja," ungkap Hendra di Brastagi Supermarket saat berbincang-bincang dengan wartawan dan didengar Ketua MPC PP Labuhanbatu Ir Andi Suhaimi. (D9/f)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru