Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 24 Oktober 2026

Kesal, Warga Pancung Pembunuh

- Jumat, 04 Juli 2014 10:49 WIB
243 view
 Kesal, Warga Pancung Pembunuh
Manado (SIB)- Kisah perjalanan hidup Adri Waworda (40-an) bernasib tragis. Warga Desa Beringin Kecamatan Ranoyapo, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara ini dipancung hingga kepala terlepas dari tubuhnya, di perkebunan Payung, desa setempat, Rabu (2/7) sekitar pukul 08.30 WITA.

Informasi yang dihimpun, peristiwa tragis itu dilakukan warga karena kesal. Adri sempat mengamuk menggunakan samurai dan menewaskan seorang warga bernama Eki Mundung (70), sehari sebelumnya.

Tak hanya itu, 3 warga lainnya masing-masing James Oping, menderita luka tebas di tangan kanan, Ober Potu, mendapat tebasan di telinga dan nyaris putus, serta Yance Pua yang mengalami luka bacok di tubuh.

Karena luka yang dialami James Oping dan Ober Potu cukup kritis hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Prof dr. RD. Kandou Malalayang. Sedangkan Yance Pua hanya dirawat di RS Tompaso Baru, Minahasa Selatan.

Kapolsek Ranoyapo, Ipda Norman Tambaritji, menyesalkan tindakan warga yang menghabisi pria yang diduga mengalami gangguan jiwa ini. Pasalnya, kasus yang dibuatnya sudah dalam penanganan pihaknya.

"Saat pengejaran, kami tidak mendapatkan informasi yang jelas dari warga mengenai keberadaan pelaku saat melarikan diri usai mengamuk di kampung," ujar Tambaritji.

Menurutnya, tertutupnya warga memberikan informasi dikarenakan kekesalan warga yang ingin menangkap Adri. Rupanya mereka sudah mengendus tempat persembunyian pelaku di perkebunan desa.

"Ratusan warga lalu menghabisinya dengan menebas leher hingga putus," kata Tambaritji.

"Kami masih akan melakukan penyelidikan bagaimana sampai peristiwa ini bisa terjadi," tambahnya lagi.(detikcom/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru