Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 22 September 2026

BNN Gunungsitoli Tangkap Seorang Oknum Polisi Diduga Pengedar Sabu

- Senin, 10 September 2018 12:16 WIB
392 view
Gunungsitoli (SIB) -Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Gunungsitoli, menangkap 2 pengedar sabu di lokasi berbeda. Satu di antaranya adalah polisi berpangkat Briptu yang bertugas di Polres Nias. Saat tertangkap, tersangka hendak menunggu pembeli. 

"Mereka masing-masing berinisial JAL alias Ucok Lubis dan KM alias Wilman alias Ucok, salah satunya berpangkat Briptu yang bertugas di Polres Nias," tegas Kepala BNN Kota Gunungsitoli, AKBP Faduhuzi Zendrato, Sabtu (8/9). 

Faduhuzi mengatakan, penangkapan kedua tersangka pengedar sabu ini dilakukan Rabu (5/8) yang di komandoi langsung oleh Kepala Seksi Brantas Kompol Arifieli Zega. Penangkapan dilakukan setelah menerima informasi dari warga akan ada transaksi narkotika. Kepolisian kemudian melakukan pengintaian selama dua pekan. 

"Keduanya sudah menjadi target kita selama ini," kata Faduhuzi.   

Tersangka pertama berinisial KM, warga Kelurahan Ilir, Kota Gunungsitoli, ditangkap di depan RSUD Gunungsitoli saat menunggu pembeli. Dari tangan tersangka, petugas mengamankan 1 paket kecil diduga narkoba jenis sabu dengan berat 0,4 gram, dan langsung memboyong tersangka ke Kantor BNN Kota Gunungsitoli. 

Selama pemeriksaan, tersangka KM mengaku mendapat barang haram tersebut dari JAL. JAL kemudian ditangkap di Simpang Meriam Jalan Karet. Dari tangan JAL, polisi juga menemukan 1 paket kecil diduga narkoba jenis sabu dengan berat 0,16 gram. 

"Dari penangkapan tersangka ini, diamankan narkoba jeni sabu. Hasil tes urine tersangka usai ditangkap positif mengonsumsi sabu," ujar Faduhuzi. Pengakuan tersangka, sabu yang di tangannya didapat dari seorang di kawasan pelabuhan laut Gunungsitoli. Satu paketnya dibeli dengan harga Rp 500 ribu dan rencananya hanya akan dipakai sendiri bersama teman-temannya serta dijual kembali. 

Keduanya dijerat dengan pasal 114 ayat 1 dan pasal 112 undang undang republik Indonesia tahun 2009 dengan hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

MENGAKUI
Sementara itu, Wakapolres Nias Kompol Elizama Zalukhu membenarkan ada  satu oknum anggota polisi di Polres Nias, yang tertangkap tangan petugas BNN Kota Gunungsitoli, saat akan melakukan transaksi narkoba didyga jenis sabu.  Oknum tersebut berinisial Briptu JAL. 

Keterangan tersebut disampaikan Wakapolres Nias Kompol Elizama Zalukhu saat menghadiri press release kasus bersama dengan BNN Kota Gunungsitoli, di Jalan Yos Sudarso Gunungsitoli, Sabtu (8/9).  

"Benar memang tersangka tersebut anggota aktif di Polres Nias," tegas Kompol Elizama. 

Polres Nias dan BNN Kota Gunungsitoli sudah sepakat untuk memberantas narkoba, sehingga kejadian seperti itu tetap harus ditindak tegas. 

Menurut Wakapolres, tersangka ini sudah berulang kali melakukan perbuatan yang sama sehingga perlu ditindak tegas. "Polres Nias berkomitmen untuk memberantas narkoba, meskipun itu pelakunya anggota sendiri," ungkapnya. (Kps.com/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru